alexametrics
Rabu, 16 Jun 2021
radarmojokerto
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Pemuda Trowulan Ditangkap saat Bawa Setengah Kilogram Sabu

04 Juni 2021, 14: 00: 59 WIB | editor : Imron Arlado

radarmojokerto.jawapos.com

DIRINGKUS: Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander menunjukkan barang bukti sabu seberat 500 gram yang diamankan dari Imron, 36, warga Desa Panggih, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. (Sofan Kurniawan/Radarmojokerto.jawapos.com)

MOJOSARI, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kepolisian menggagalkan peredaran sabu-sabu seberat 500 gram atau setengah kilogram (kg). Sabu-sabu yang dikirim dari Aceh tersebut diamankan dari tangan pria asal wilayah Trowulan. Barang haram tersebut diamankan petugas saat pelaku mengambilnya dengan sistem ranjau di wilayah Sooko.

Pelaku adalah Imron alias Soli, 36, warga Desa Panggih, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Dia diamankan Unitreskrim Polsek Sooko Sabtu (29/5) di jalan persawahan wilayah Desa Sambiroto, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto setelah kedapatan memiliki 0,5 kilogram barang haram tersebut.

Untuk mengelabuhi petugas, Soli sengaja menyembunyikan dua paket sabu-sabu tersebut ke dalam dua DVD Rom komputer yang diletakkan di dalam jok motornya. ”Awalnya kami mendapat informasi dari masyarakat terkait adanya kiriman sabu-sabu asal Lhokseumawe, Aceh melalui jasa pengiriman. Untuk mengelabuhi petugas, pelaku memasukkan paket itu (sabu seberat 500 gram) ke dalam tape recorder atau CD (DVD Rom) komputer ini,” beber Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander saat jumpa pers kemarin.

Baca juga: Seruduk Mobilio Truk Air Mineral Terguling

Dia menyebutkan pelaku diamankan petugas saat hendak mengambil paket barang haram yang diedarkan dengan sistem ranjau tersebut. ”Barang bukti (sabu-sabu) itu diranjau di wilayah Sooko dan pelaku kita tangkap saat mengambil barang tersebut,” ungkapnya.

Dony menerangkan, pelaku bukan kali pertama berurusan dengan barang terlarang itu. Di depan petugas dia mengaku sudah tiga kali mengambil paket sabu-sabu alias menjadi kurir sekaligus penggunanya. ”Dia sudah tiga kali melakukan transaksi, termasuk di wilayah hukum Polres Mojokerto,” sebutnya.

Kini polisi tengah melakukan pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus tersebut. ”Kami sudah mengantongi beberapa nama (jaringannya) dan ini masih dalam pengembangan,” imbuh dia.

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, dua paket sabu-sabu seberat 0,5 kg, dua unit DVD room komputer, smartphone merek OPPO tipe A15S, pipet kaca, seperangkat alat hisap sabu, hingga satu unit motor Honda Beat warna putih biru bernopol S 4564 SQ.

Pelaku beserta sejumlah barang bukti tersebut kini diamankan di Mapolsek Sooko guna kepentingan pemeriksaan. Soli terancam hukuman penjara maksimal di atas lima tahun. ”Pelaku kami kenakan pasal pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” tandas polisi dengan dua melati di pundak ini. (vad)

(mj/ris/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya