alexametrics
Rabu, 16 Jun 2021
radarmojokerto
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Bayi Tewas Mengapung di Sungai

01 Juni 2021, 08: 00: 59 WIB | editor : Imron Arlado

radarmojokerto.jawapos.com

TEGA: Petugas tengah mengidentifikasi jasad bayi perempuan yang ditemukan di sungai sekunder Dusun/Desa Mojogeneng, Kecamatan Jatirejo, Senin (31/5). (MARTDA VADETYA/radarmojokerto.jawapos.com)

JATIREJO, Jawa Pos Radar Mojokerto – Warga Dusun/Desa Mojogeneng, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto dihebohkan dengan sesosok jasad bayi di aliran sungai sekunder, Senin (31/5) pagi. Berjenis kelamin perempuan, bayi itu ditemukan sudah tak bernyawa dengan kondisi telentang.

Jasad bayi itu diperkirakan masih berusia hitungan hari. Petugas langsung mengevakuasi ke RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong Sidoarjo guna kepentingan identifikasi.

Yudi, 35, warga setempat, mengatakan, jasad bayi perempuan tersebut ditemukan sekitar pukul 05.30. Kali pertama, jasad bayi itu ditemukan salah seorang warga yang hendak buang air kecil di sungai. ”Waktu sampai di pinggir sungai katanya orang itu lihat ada boneka. Tapi waktu didekati ternyata itu bayi. Akhirnya lapor ke perangkat desa,” ujarnya.

Baca juga: Ditemukan Telentang Bersama Rokok Menyala

Menurutnya, kali pertama ditemukan kondisi jasad bayi yang tak berbusana itu telah memucat. ”Sudah pucat dan dan ari-arinya masih nempel,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolsek Jatirejo Iptu Sukaca mengatakan, jasad bayi perempuan tersebut diperkirakan masih baru saja dilahirkan. Apalagi, saat kali pertama ditemukan, tali pusar bayi tersebut masih menempel. ”Kondisinya sudah dalam keadaan meninggal. Bayi itu diperkirakan masih berusia satu hari karena tali pusarnya masih menempel di tubuhnya,” sebutnya.

Tak haya itu. Petugas turut mengamankan sebuah sendok makan yang ditemukan tak jauh dari lokasi. Meski turut diamankan, pihaknya masih enggan berspekulasi lebih jauh. ”Kami masih belum bisa menyimpulkan apakah ada kaitannya dengan bayi itu atau tidak,’’ tegasnya.

Kini, petugas tengah berupaya melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap orang tua yang tega membuang buah hatinya tersebut. Dikatakannya, pihaknya bakal memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap motif dibelakang temuan tersebut. ”Apakah bayi itu sengaja dibuang karena hasil hubungan gelap atau seperti apa itu masih kami selidiki,” terang mantan Kanit Tipidter Satreskrim Polres Mojokerto itu.

Saat ini, polisi juga menunggu hasil autopsi tim medis guna penyelidikan lebih lanjut. ”Saat ini kami masih melakukan penyelidikan pengumpulan barang keterangan (pulbaket) di sekitar tempat kejadian perkara (TKP),” tukasnya. (vad)

(mj/ris/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya