alexametrics
Minggu, 25 Jul 2021
radarmojokerto
Home > Mojokerto
icon featured
Mojokerto

Ditemukan Telentang Bersama Rokok Menyala

31 Mei 2021, 07: 30: 59 WIB | editor : Imron Arlado

radarmojokerto.jawapos.com

DIEVAKUASI: Jasad korban tewas di tepi kali Dusun Gondoruso, Desa Japanan, Kecamatan Kemlagi, dibawa menuju RSUD RA Basoeni Gedeg untuk pemeriksaan lebih lanjut. (adi/jawapos.radarmojokerto.com)

KEMLAGI, Jawa Pos Radar Mojokerto – Suparlan, 39, warga Dusun Gondoruso, Desa Japanan, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, tewas di pinggir kali sekitar rumahnya, Minggu (30/5). Mayatnya ditemukan telentang bersama sebatang rokok yang masih menyala. Korban diduga meninggal saat hendak buang air besar (BAB).

Keberadaan korban kali pertama diketahui seorang warga yang hendak buang air besar di aliran kali, pukul 12.40. Saksi melihat sesosok pria dalam kondisi telentang sudah tidak bernyawa tepat di bawah tanggul jalan.

Tim Identifikasi Polres Mojokerto Kota dan Polsek Kemlagi yang tiba langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kapolsek Kemlagi AKP Supriadi mengatakan, Suparlan ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa. Korban yang sehari-harinya bekerja serabutan itu mengenakan celana pendek dan kaus warna hitam dan sandal karet warna cokelat.

Baca juga: Kopdar Komunitas NMAX Dibubarkan

Bersamanya didapati sejumlah barang bukti. Seperti HP, dompet, serta puntung rokok yang sudah dihisap separo. Menurutnya, saat ditemukan, batang rokok filter itu masih menyala. Posisinya tergeletak di antaranya dua kali korban. ’’Dia (korban) meninggal saat hendak buang air besar,’’ katanya.

Disebutkannya, semula, korban berpamitan ke kali untuk buang air besar. Sekitar pukul 09.30, korban meninggalkan rumahnya yang berjarak sekitar 50 meter menuju aliran kali yang berada si sisi selatan jalan tersebut. Namun, beberapa jam kemudian korban ditemukan sudah tak bernyawa. Menurut Supriadi, hasil identifikasi sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. ’’Hanya ditemukan dengan kondisi mulut menganga,’’ terangnya.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, korban dievakuasi ke RSUD RA Basoeni Gedeg menggunakan mobil ambulans PMI Kabupaten Mojokerto. (adi)

(mj/ris/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya