alexametrics
Rabu, 16 Jun 2021
radarmojokerto
Home > Mojokerto
icon featured
Mojokerto
RSUD RA Basoeni Kabupaten Mojokerto

Ramadan Berbagi, Salurkan Santunan kepada Warga

10 Mei 2021, 08: 15: 59 WIB | editor : Imron Arlado

radarmojokerto.jawapos.com

BERBAGI: Kabag TU RSUD R.A Basoeni Kabupaten Mojokerto Cholidah memberikan bantuan. (basuni/radarmojokerto.jawapos.com)

RSUD R.A Basoeni Kabupaten Mojokerto melalui Donasi Peduli menggelar bakti sosial (baksos) berbagi pada masyarakat sekitar rumah sakit di Balai Desa Gedeg, Sabtu (8/5). Kegiatan kepedulian ini tetap digelar meski dalam keterbatasan suasana pandemi Covid-19 di bulan Ramadan ini dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

PLT Direktur RSUD R.A Basoeni Kabupaten Mojokerto dr Ulum Rokhmat Rokhmawan, MH, mengatakan, kegiatan baksos rutin dilaksanakan setiap tahun di bulan suci Ramadan dengan sasaran yatim piatu, duafa, abang becak yang mangkal depan RSUD, dan yayasan yatim piatu. Tahun 2021 ini penerima bantuan diberikan kepada 100 sasaran.

Anggaran ini merupakan donasi kepedulian dari manajemen dan pegawai di RSUD R.A Basoeni yang dikumpulkan melalui panitia peduli duafa. Dia berharap, kegiatan baksos tersbeut bisa terus berkelanjutan dan memberikan manfaat pada sesama. ’’Karena kegiatan berbagi ini sudah berjalan beberapa tahun untuk menjaga hubungan baik dan kepedulian kami dengan masyarakat. Khususnya, bagi warga kurang mampu,’’ kata dokter Ulum.

Baca juga: Siapkan Wisata Aman, Sehat, dan Nyaman

Dalam kesempatan tersebut, Kabag Tata Usaha (TU) RSUD R.A Basoeni Kabupaten Mojokerto Cholidah juga memberikan sosialiasi tentang Covid-19. Menurutnya, saat ini masyarakat masih menghadapi tantangan yang mengharuskan beradaptasi dengan situasi pandemi. Masyarakat, lanjut dia, sebenarnya memiliki peran penting dalam memutus mata rantai penularan Covid-19 agar tidak menimbulkan sumber penularan baru maupun kluster pada tempat-tempat di mana terjadinya pergerakan orang, interaksi antarmanusia, dan berkumpulnya banyak orang.

Peran masyarakat untuk dapat memutus risiko tertular dan menularkan harus dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan melalui perlindungan kesehatan individu dan perlindungan kesehatan masyarakat. ’’Pola hidup bersih dan sehat merupakan kunci dalam menekan penularan Covid-19 pada masyarakat, sehingga diharapkan wabah Covid-19 dapat segera berakhir,’’ katanya. (bas) 

(mj/ris/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya