alexametrics
Selasa, 21 Sep 2021
radarmojokerto
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Bakal Diledakkan di Malam Takbiran

04 Mei 2021, 21: 30: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Petugas meledakkan barang bukti mercon di halaman Mapolres Mojokerto.

Petugas meledakkan barang bukti mercon di halaman Mapolres Mojokerto. (Sofan/Radar Mojokerto)

SEMENTARA itu, sejumlah bahan peledak yang dimusnahkan itu merupakan hasil ungkap kasus pada waktu dan tempat yang berbeda.

Yakni, di Desa Baureno, Kecamatan Jatirejo; Desa Kenanten Kecamatan Puri; hingga di wilayah Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, beberapa hari lalu.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander menjelaskan, ungkap kasus tempat pembuatan petasan tersebut dalam rangka Operasi Mojokerto Sehat dan Tertib Ramadan (Mesra).

Baca juga: Mobil Jakarta Diminta Balik, Penyekatan Larangan Mudik Diperketat

Setidaknya, empat orang pelaku berhasil diamankan. Bermula dari penangkapan Mulyadi, alias Cak Mul, 46, warga Desa Baureno, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, 24 April lalu di rumahnya.

’’Berawal dari penangkapan Cak Mul yang dikenal bisa meracik bahan petasan berskala besar. Informasi yang kami himpun, ada niatan atau rencana barang-barang tersebut dijual untuk digunakan di malam Idul Fitri atau malam takbiran,’’ terang Dony.

Dari tangan Cak Mul, petugas mengamankan sekitar 19 kg bahan peledak, 16 lembar kertas sumbu, hingga sebuah kompor gas. Petugas langsung melakukan pengembangan.

Hingga petugas berhasil mengamankan dua pelaku lain dari Kecamatan Tarik Kabupaten Sidoarjo. Yakni, Suwono, 51, warga Desa Balongmacekan, dan Kaseran, 71, warga Desa Kalimati. ’’Cak Mul mengaku membeli sejumlah barang tersebut dari Suwono seharga Rp 2,9 juta,’’ terangnya.

Selain penangkapan tersebut, polisi juga mengamankan Roib, 46, warga Desa Kenanten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, pada Minggu (2/5). Dia terbukti menjual petasan. (vad)

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya