alexametrics
Rabu, 16 Jun 2021
radarmojokerto
Home > Lifestyle
icon featured
Lifestyle
Seni Lukis Bakar The Kielphyro

Lebih dari Sekadar Artistik

03 Mei 2021, 23: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Salahs satu seni lukis bakar atau pirografi Angga Sektiawan Putra.

Salahs satu seni lukis bakar atau pirografi Angga Sektiawan Putra. (Nadia/Tresia/Dinda for Radar Mojokerto)

Seni lukis bakar atau pirografi merupakan teknik melukis menggunakan solder listrik di atas permukaan bidang kayu. Sehingga, terbentuk gambar yang artistik. Seperti gambar ketokohan, hewan, pemandangan, hingga otomotif.

ADALAH Angga Sektiawan Putra, 29. Dia telah mengembangkan bakatnya melalui media kayu sejak 2019. Berawal dari iseng-iseng membeli solder bekas, dari situ munculah ide dalam menciptakan seni lukis bakar.

”Awalnya saya suka menggambar. Karena punya solder dan nyoba di kayu, terus saya posting di facebook. Dan banyak yang suka,” imbuh dia. Kini, banyak pesanan lukis pirografi mengalir dari luar kota, bahkan hingga ke luar negeri.

Baca juga: Es Dawet Kakao, Terinspirasi dari Hasil Perkebunan

Seperti Singapura, India, dan Australia. Sebelumnya Angga bekerja sebagai office boy (OB) di salah satu perusahaan swasta. Dan kini resmi beralih profesi dari tahun 2020. Setelah pesanan seni lukis karyanya terus mengalir. Dari situ dia memilih resign dari pekerjaannya semula.

”Waktu itu saya buat sekadar sambilan, karena pesanan semakin banyak. Jadi saya resign,” jelasnya. Seni lukis bakar ini bisa memakai beragam jenis. Mulai dari kayu gmelina, kayu jati, hingga tripleks.

”Biasanya saya menggunakan kayu gmelina, karena kayunya murah, ringan, dan kualitasnya bagus,” tambahnya. Setelah semua bahan siap, kemudian digambar sesuai yang diinginkan menggunakan pensil. Setelah itu digambar menggunakan solder. Untuk proses terakhir dilapisi lem guna melindungi gambar agar tidak cepat pudar.

Menurut warga Kelurahan Meri, Kecamatan Magersari ini, pembuatan seni lukis bakar ini sangatlah mudah. Bermodal skill, ketelitian, kejelian, serta mood yang baik dalam menggambar, hasilnya sudah dapat dilihat.

Kepada pelanggan, setiap karya seni lukis bakar, Angga biasa memberikan waktu estimasi 4 hari. ”Jika pesannya dadakan saya kasih harga dua kali lipat dengan waktu satu hari,” ungkapnya.

Harga yang ditawarkan pun beragam. Dari Rp 200 ribu-Rp 2 juta, tergantung ukuran dan tingkat kerumitan gambar. Tidak hanya kerajinan seni lukis bakar. Belakangan dia juga menjual patung seni ukir dan pot berbahan kayu. (septi)

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya