alexametrics
Rabu, 16 Jun 2021
radarmojokerto
Home > Journey
icon featured
Journey
Puthuk Gragal, Cembor, Pacet

Jalur Alami dengan View Menawan

23 April 2021, 09: 10: 59 WIB | editor : Imron Arlado

radarmojokerto.jawapos.com

Puthuk Gragal, Cembor, Pacet menyuguhkan pemandangan yang sangat menawan. (Dwiaris/radarmojokerto.radarmojokerto.com)

KABUPATEN Mojokerto sebagai salah satu sasaran yang paling diburu para pendaki. Karena, wilayah ini memiliki sederet destinasi trekking yang menawan. Saat ini, beragam jalur menarik di sepanjang punggung bukit dan pegunungan telah dibuka.

Terbaru, adalah pendakian Puthuk Gragal di desa Cembor, Pacet. Bukit setinggi 1.480 mdpl ini menjadi salah satu rute trekking favorit. Sejak dibuka pada akhir tahun lalu, rute trekking Puthuk Gragal langsung menarik minat para pendaki. 

Dari data registrasi, sudah tercatat ribuan pendaki yang menjajal keanggunan lokasi ini. ’’Kalau kita lihat di buku registrasi basecamp, sudah ada sekitar  6 ribu register,” kata salah satu pengelola pendakian Puthuk Gragal, Moch Saefuddin.

Baca juga: Pengadaan Rubuha untuk Perangi Hama Tikus, Disperta Terganjal Anggaran

Pendakian Puthuk Gragal menawarkan destinasi trekking yang menarik. Dari basecamp yang terletak 700 mdpl, hawa sejuk serta view menarik khas pegunungan langsung terasa. Apalagi tak seberapa jauh dari basecamp terdapat air terjun  yang dinamakan Coban Cakung. Air terjun ini masih relatif alami dengan air jernih dan menyegarkan.  

Pemandangan menarik lainnya terlihat di hampir semua jalur. Mulai dari deretan pohon pinus yang masih rimbun, hutan bambu, tanaman genjret, kaliandra sampai hamparan padang sabana yang luas. ’’Vegetasi sepanjang jalur ke puncak memang masih rapat. Karena itu banyak pendaki menyukai jalur ini. Karena sepanjang perjalanan terasa sejuk dan tak melelahkan,” imbuh Saefuddin.  

Sebelum mencapai puncak di 1.480 mdpl, terdapat 4 pos yang telah disiapkan pengelola. Yakni pos 1 Watu Ceper, pos 2 Gamblu, pos 3 Hutan Genjret serta pos 4 Tanjakan Celeng. Dengan perjalanan yang relatif santai, dari basecamp ke puncak dapat ditempuh dalam waktu sekitar 3 jam. Bagi para pendaki yang bermalam, pengelola sudah menyiapkan area camping ground di pos 4 menjelang puncak.

Area ini cukup luas. Mampu menampung cukup banyak tenda pendaki. Fasilitas lain yang sudah disiapkan adalah musala, toilet serta warung makanan dan minuman. Untuk menikmati rute trekking menarik dengan view menawan ini, para pendaki cukup merogoh kocek sebesar Rp 10 ribu tiap orang. (dwi)

(mj/ris/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya