alexametrics
Sabtu, 27 Feb 2021
radarmojokerto
Home > Mojokerto
icon featured
Mojokerto

Kuota Vaksin Meleset dari Usulan

26 Januari 2021, 11: 35: 59 WIB | editor : Imron Arlado

radarmojokerto.jawapos.com

Dinkes mengajukan 10.186 dosis vaksin namun hanya mendapat jatah 3.120 vaksin dari Dinkes Pemprov Jatim. (rizal amrulloh/radarmojokerto)

SEMENTARA itu, vaksinasi tahap pertama di Kabupaten Mojokerto dipastikan tak sebanyak usulan awal. Itu setelah dinas kesehatan (Dinkes) hanya mendapat kuota 3.120 vaksin dari Dinkes Pemprov Jatim, Senin(25/1). ’’Yang datang sore ini (kemarin, Red) 3.120 dosis vaksin,’’ ungkap Kadinkes Kabupaten Mojokerto, dr Sujatmiko. Jatah ini tentu masih jauh dari harapan. Di mana, sebelumnya dinkes mengajukan 10.186 dosis vaksin.

Perinciannya, bakal dimanfaatkan untuk sekitar 4.630 orang yang terlibat dalam pelayanan kesehatan. Sedangkan, sisanya 926 dosis menjadi stok dinkes. ’’Sepertinya datangnya bertahap. Mungkin khawatir penyimpanannya,’’ tambahnya. Dinkes harus menetapkan siapa saja yang bakal divaksin tahap pertama ini.

Sujatmiko juga dituntut lebih selektif lagi memilah dan melilih mereka yang bekerja di layanan kesehatan. Sebab, sesuai ketentuan, sasaran utama tahap pertama diperioritaskan sumber daya manusia (SDM) kesehatan. Meliputi, tenaga medis (nakes) dan tenaga non-nakes yang bekerja di seluruh fasilitas kesehatan (fakses). Meliputi, dokter, perawat, sopir ambulans, cleaning service, administrasi, dan lain sebagainya.

’’Karena jumlah vaksin belum sesuai jumlah nakes, tentu kami harus tentukan skala prioritas. Selanjunya, diusulkan kembali jika vaksin berikutnya sudah ada,’’ tandasnya. Dengan kuota 3.120 vaksin ini, dinkes tak bisa melakukan vaksinasi secara menyeluruh terhadap 4.630 orang yang sudah ditentukan atau diusulkan tahap pertama awal Januari lalu.

Untuk itu, agar tepat sasaran, kini dinkes sedang menyiapkan sasaran yang bakal disuntik vaksin pada gelombang pertama. ’’Jadi, kami rapatkan dulu besok (hari ini, Red) agar dapat hasil yang sesuai yang diharapkan,’’ tuturnya.

Termasuk, kepastian sepuluh pejabat dan Forkopimda yang dipetakan bakal menerima vaksin Covid-19 Sinovac perdana.

Sepuluh pejabat, termasuk Forkopimda ini, sebelumnya disiapkan menjadi percontohan dalam vaknisasi serentak nantinya. ’’Yang jelas, rencana 3.120 dosis yang kita terima ini, akan kita suntikkan semua,’’ paparnya. Untuk pemetaan, sebelumnya, dinkes sudah menetapkan 40 titik fasilitas layanan kesehatan (faskes) sebagai lokasi pelaksanaan vaksinasi nantinya. Baik itu di faskes pelat merah maupun milik swasta.

Sebagai vaksinator, setidaknya juga ada 76 tenaga kesehatan (nakes) yang tersebar di 18 kecamatan disiapkan. Mereka yang sudah mendapat pelatihan vaksinasi selama tiga hari itu kini tinggal menunggu pelaksanaannya. Sebanyak 40 tempat vaksinasi ini, ada di puskesmas, klinik, rumah sakit yang ditunjuk dengan minimal ada empat vaksinator di setiap faskesnya.

(mj/ori/ron/JPR)

 TOP