alexametrics
Sabtu, 27 Feb 2021
radarmojokerto
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

Hadapi Porprov, 3 Atlet Paralayang Digembleng

25 Januari 2021, 15: 05: 59 WIB | editor : Imron Arlado

radarmojokerto.jawapos.com

PEMULA: Pengkab FASI terus memantau perkembangan atlet saat uji coba terbang dari bukit Songkro ke Lapangan Desa Trawas, Agustus lalu. (farisma rohmawan/radarmojokerto.jawapos.com)

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Langkah efektif terus ditunjukkan cabor paralayang Kabupaten Mojokerto dalam menambah kualitas dan kuantitas atletnya. Kali ini, tiga atlet baru kembali dikirim Pengkab FASI untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) dasar yang digelar Pengprov FASI Jatim, Minggu (24/1).

Mereka akan digembleng dengan materi terbang profesional di pantai Modangan, Malang. Selain untuk meningkatkan kompetensi, ajang itu sekaligus sebagai persiapan awal cabor paralayang dalam menghadapi sengitnya Porprov ke-VII tahun 2022 mendatang.

Tiga atlet baru tersebut terdiri dari satu putra dan putri. Yakni, Arjun Langgeng Wijaya, Sekar Arum Salsa Febrianty dan Aulia Nabilah Andriani. Mereka merupakan atlet rekrutmen baru di awal tahun 2021 yang didapat Pengkab FASI usai sosialisasi ke sekolah-sekolah tingkat SMA akhir tahun lalu. Selama diklat, ketiganya di drill dengan materi terbang oleh instruktur resmi dari Pengprov FASI Jatim.

Tak sekedar latihan. Nama mereka juga tercatat resmi sebagai atlet pemula. Konsisten latihan terbang kini menjadi tantangan baru bagi mereka agar mendapatkan lisensi di level junior. ’’Ada tiga atlet baru lagi yang kami dapatkan setelah gencar sosialisasi. Selama ini mereka baru berlatih secara mandiri. Sehingga butuh pelatihan remsi untuk bisa tercatat resmi sebagai atlet Paralayang Jatim meskipun masih dalam tahap pemula,’’ terang Ketua Umum Pengkab FASI Mojokerto, Ismadi, kemarin.

Dengan turut sertanya tiga atlet baru, total Pengkab FASI kini memiliki lima atlet paralayang muda. Dua atlet sebelumnya telah lebih dulu menjalani latihan intensif sepanjang enam bulan terakhir. Bahkan satu di antaranya telah menapak ke level junior.

Adalah Siti Hafzah Mahfuzah yang telah memenuhi batas 40 jam terbang setelah lima bulan berlatih intens di spot Gunung Banyak, Batu.

Sementara, Wahyu Wijaya, masih dalam proses menuju level junior dengan mengejar jam terbang yang masih kurang dari 20 jam. Meski begitu, keduanya mampu tampil dan bersaing di kejuaraan resmi yang digelar Pengprov FASI Jatim. Yakni kala turun di sirkuit paralayang Junior Jatim di pantai Modangan Malang, November lalu.

Meski belum mampu merebut juara, namun keikutsertaan keduanya cukup menambah pengalaman dan jam terbang dalam bersaing melawan atlet-atlet dari daerah lain. ’’Semuanya masih dalam proses. Kami tidak menargetkan di sirkuit, tapi di Porprov nanti,’’ pungkasnya.

(mj/far/ris/ron/JPR)

 TOP