alexametrics
Sabtu, 27 Feb 2021
radarmojokerto
Home > Ekonomi
icon featured
Ekonomi
Chiara Muslimah

Kembangkan Kemitraan Busana Muslimah

18 Januari 2021, 20: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Seiring dengan berkembangnya dunia mode, Chiara Muslimah juga terus berinovasi dalam menawarkan beragam produk dan promo.

Seiring dengan berkembangnya dunia mode, Chiara Muslimah juga terus berinovasi dalam menawarkan beragam produk dan promo. (Ahmad Basuni/Radar Mojokerto)

Di zaman serba modern, apa saja bisa diubah menjadi uang. Termasuk hobi, bisa dijadikan peluang bisnis yang menguntungkan. Nah, Tatang Hidayat mampu menyulap hobi belanjanya menjadi usaha fashion bertajuk Chiara Muslimah.

YA, berbisnis yang didasari dari hobi memang tak pernah membuat bosan. Apalagi, jika bisnis tersebut sesuai dengan passion dan keahlian yang kita miliki. Hal ini diakui Tatang Hidayat bersama sang istri yang sejak muda suka shopping.

Hingga pada tahun 2010, dia mencoba menjadi agen busana muslim kecil-kecilan di kediamannya, Desa Canggu, Kecamatan Jetis. Bermodal pengalaman marketing alat kesehatan (alkes), agen toko busana Tatang kini kian berkembang dengan pesanan tiada henti.

’’Awalnya, itu modal Rp 300 ribu kami kerjakan sendiri dengan istri di rumah,’’ kata Tatang. Prospek usaha penjualan busana muslim diakui mantan perawat ini tak lepas dari besarnya pangsa pasar masyarakat Indonesia yang sebagian besar beragama Islam.

Karena itu, Tatang memberanikan diri fokus membesarkan Chiara Muslimah hingga harus resign dari tempat kerjanya. ’’Sekarang ini ada enam karyawan, dan lokasi dagang kami perluas di Jalan Gajah Mada, Kota Mojokerto,’’ imbuhnya.

Seiring dengan berkembangnya dunia mode, Chiara Muslimah juga terus berinovasi dalam menawarkan beragam produk dan promo. Termasuk lewat program kemitraan menggunakan sistem online atau marketplace. Serta menggandeng agen busana dan influencer muda sebagai media komunikasi bisnis.

’’Saya sengaja menerapkan sistem online, selain sangat mudah dijalankan juga bisa mendapatkan banyak pelanggan dari seluruh wilayah Indonesia, karena pelanggan tidak perlu repot datang, melainkan kita yang menjemputnya,’’ beber Tatang.

Ajakan kerja sama dari Chiarah Muslimah rupanya mendapat respons apik dari para mitra di berbagai daerah. Di mana, tawaran modal kecil cukup menarik para dropshipper atau agen untuk bisa mendapatkan busana yang siap dijual kembali.

Selain terjangkaunya modal, keuntungan yang diberikan Chiara Muslimah ke agen juga menjanjikan. Yakni, berupa potongan harga (diskon) setiap kali produk terjual. Di samping itu, untuk bisa menjadi agen atau mitra, juga tak perlu banyak syarat. Cukup modal kepercayaan dan keuletan dalam memasarkan sudah cukup untuk meraup untung sebanyak-banyaknya.

’’Untuk menjadi agen, tak melulu harus berjualan di pusat grosir, mal atau membuka toko dengan sewa tempat dan membayar gaji karyawan. Cukup modal akun marketplace dan facebook, sudah bisa menjual baju. Sekarang sudah 60 orang yang bergabung menjadi agen kami,’’ tandasnya.

Tatang optmistis, prospek bisnis busana muslim di Indonesia masih terus berkembang pesat. Meningkatnya permintaan hingga tiga kali lipat setiap tahun, khususnya saat Ramadan dan jelang Idul Fitri membuat Tatang berani membuka usaha lebih besar lagi.

’’Saat ini kebutuhan orang berbusana muslim semakin banyak, terutama wanita. Sehingga permintaan fashion-nya seperti gamis, rukuh, kerudung, sarung, baju koko tak akan pernah berkurang,’’ pungkasnya. (bas)

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP