alexametrics
Rabu, 16 Jun 2021
radarmojokerto
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Usut GMSC, Kejari-Polresta Sepakat Join Investigasi

16 Januari 2021, 09: 15: 59 WIB | editor : Imron Arlado

jawapos.radarmojokerto.com

RUNTUH: Plafon GMSC runtuh Sabtu (9/1) petang. Meski tak ada korban jiwa, namun kasus ini mendapat sorotan dari Polisi dan Kejaksaan. (Sofan Kurniawan/Radarmojokerto.jawapos.com)

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Penyebab ambrolnya plafon GMSC terus didalami polisi. Dalam waktu dekat tim Labfor Polda Jatim segera turun ke  lapangan. Selain itu, polisi juga telah berkordinasi dengan  Kejaksaan Negeri (Kejari) yang turut melakukan penyelidikan. Sama-sama berusaha mengungkap kemungkinan adanya unsur pidana atau kerugian keuangan negara.

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Deddy Supriadi mengatakan,  penyelidikan ambrolnya plafon GMSC pada Sabtu  (9/1) terus dilakukan. Terbaru, kepolisian telah berkoordinnasi dengan Kejari Kota Mojokerto terkait proses penyelidikan. Menurutnya, koordinasi ini  dilakukan untuk  memperkuat proses penyelidikan satu sama lain. ’’Yang jelas kami sudah koordinasi dengan kejaksaan untuk sama-sama join investigasi dalam penyelidikan ini,’’ ungkapnya, Jumat (15/1).

Sebagaiman diketahui, insiden ambrolnya plafon GMSC juga menjadi atensi dari kejari. Kedua APH kini tengah berjalan beriringan dan saling melakukan pengumpulan barang bukti dan keterangan untuk mengungkap fakta atas insiden tersebut.

Baca juga: Jelang PPKM, Tempat Umum Mulai Sepi

Kejari maupun polisi sekarang sama-sama melakukan klarifikasi terhadap DPUPR yang kini menjadi Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman sebagai pemilik anggaran. ’’Adanya koordinasi ini supaya masing-masing instansi ini (polisi dan kejari) bisa mengetahui perkembangan terkait penyelidikan ini.’’ tambahnya.

Dedy mengatakan, proses penyelidikan bisa berjalan lebih cepat dengan adanya koordinasi dua instansi. Komunikasi ini, lanjutnya, juga dimaksudkan untuk menghindari adanya duplikasi penyelidikan. ’’Koordinasi ini supaya ada kecepatan dalam proses penyelidikan dan diharapkan apa yang dikatakan duplikasi itu tidak terjadi,’’ terangnya.   

Dijelaskannya, dalam waktu dekat Tim Labfor Polda Jatim juga akan segera turun untuk mengecek lokasi.  Hal ini dilakukan supaya penyebab ambrolnya plafon gedung dapat diketahui secara pasti. ’’Jadi kita nanti akan menggunakan alternatif ahli, baik dari akademisi maupun dari Labfor,’’ terangnya.

Pihaknya memastikan, penyelidikan ini terus dilakukan guna mengungkap ada dan tidaknya unsur pidana dalam insiden runtuhnya plafon itu. ’’Intinya kita konsisten untuk menindaklanjuti. Saatnya nanti ditemukan perbuatan melawan hukum dan kerugian keuangan negara pasti dipublikasi,’’ pungkasnya. (adi)

(mj/ris/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya