alexametrics
Rabu, 27 Jan 2021
radarmojokerto
Home > Lifestyle
icon featured
Lifestyle
Tren Velg 2021

Celong Mulai Ditinggalkan, Racing Kembali Dilirik

11 Januari 2021, 18: 54: 37 WIB | editor : Imron Arlado

jawapos.radarmojokerto.com

CANTIK: Meski masih memunculkan kesan indah, namun velg overset ini sudah mulai ditinggalkan para penggemarnya. (imronarlado/radarmojokerto.jawapos.com)

VELG menjadi hal vital dalam kendaraan. Bagian ini pun kerap menjadi sektor yang harus disentuh modifikasi. Karena, dengan menggunakan velg yang pas, kendaraan pun akan memberi kesan lebih dramatis.

Lima tahun terakhir, para modifikator tengah mengikuti kiblat melebarkan ukuran velg. Bahkan, tak sedikit yang menerapkan hellafush. Yakni, menggunakan velg dengan ukuran yang lebih besar, celong, serta memiliki celah ban dan fender sangat tipis. ’’Tapi, modifikasi stance ini sudah banyak ditinggalkan,’’ kata Ponco Hari Santoso.

Pria 26 tahun yang tinggal di Perning, Kecamatan Jetis, ini menceritakan, konsep modifikasi itu sudah berubah karena hanya layak digunakan kontes dan pajangan di garasi rumah. ’’Untuk harian, sangat tidak mungkin,’’ tandasnya.

TREN: Mobil berkonsep keluarga ini lebih elegan dengan velg racing yang disematkannya.

TREN: Mobil berkonsep keluarga ini lebih elegan dengan velg racing yang disematkannya. (imronarlado/radarmojokerto.jawapos.com)

Dengan menerapkan konsep modifikasi itu, pengguna harus memilih jalan yang mulus dan tak bisa menerabas semua jalan. Karena, bodi kendaraan yang rapat dengan tanah, bumper akan mudah tersangkut di jalanan berlubang atau bergelombang. ’’Tingkat kenyamanan berkurang. Karena, tidak semua jalan bisa dilalui,’’ imbuh dia. 

Ketidaknyamanan tak hanya disebabkan oleh jarak body yang sangat rendah dengan aspal. Akan tetapi, modifikator kerap menambahkan spring buffer. Part ini disematkan untuk menghindari gesekan ban dengan fender. Dengan spring buffer, maka kendaraan akan lebih statis dan kaku.

Kini, kata Ponco, para penghobi modifikasi sudah mulai beralih ke velg racing. Velg dengan ukuran yang sama dengan velg pabrikan. Selain memberikan kenyamanan, velg jenis ini juga sedap dipandang. ’’Semua tergantung tren. Kalau sekarang, konsep racing sedang ramai. Padahal, dulu lebih banyak yang celong dan stan,’’ jelas dia.

Bapak satu anak ini menambahkan, velg menjadi salah satu sentuhan yang wajib dilakukan pemilik kendaraan yang ingin tampil beda. Namun, mereka harus tetap memperhatikan kualitasnya.

Karena, velg memiliki peran yang sangat vital di kendaraan. Velg adalah salah satu sektor kaki-kaki kendaraan yang harus dijaga kualitasnya. Jika salah memilih, maka kerusakan berat akan terjadi. ’’Jangan sampai, saat kendaraan dipakai, mendadak pecah. Itu bisa fatal,’’ beber pemilik Suzuki Swift ini.

Pengguna velg racing yang lain adalah Firman. Pemilik Xenia warna cokelat ini menilai, velg jenis ini bisa compatible di semua kendaraan. Mulai kendaraan keluarga, hingga kendaraan yang kerap dipakai kontes.

Ia pun mengaku tak heran jika tren velg ini tengah naik daun. ’’Bisa untuk kendaraan apa saja. Dan tentunya memberikan kenyamanan yang hampir sama dengan velg umum lainnya,’’ pungkas dia. 

(mj/ris/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya