alexametrics
Rabu, 16 Jun 2021
radarmojokerto
Home > Mojokerto
icon featured
Mojokerto

Atap Mal Pelayanan GMSC Kota Mojokerto Mendadak Ambruk

09 Januari 2021, 22: 48: 10 WIB | editor : Mochamad Chariris

Plt Kepala DPMPTSP Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo berada di depan atap mal pelayanan GMSC yang ambruk.

Plt Kepala DPMPTSP Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo berada di depan atap mal pelayanan GMSC yang ambruk. (Indah Oceananda/Radar Mojokerto)

Atap gedung Mal Pelayanan Graha Mojokerto Service City (GMSC) Kota Mojokerto runtuh, Sabtu malam (9/1). Robohnya atap tersebut terjadi sekitar pukul 19.05. Untungnya, kejadian tersebut tidak memakan korban jiwa.

Kerusakan atap pada lantai dua hanya memakan separo. Reruntuhan atap itu menyebabkan jaringan listrik beberapa konter juga ikut terputus.

"Ya memang ada sebagian yang runtuh, namun sebagian lagi masih tetap dalam keadaan semula," ujar Plt DPMPTSP Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo. Robohnya atap tersebut menyebabkan beberapa konter pelayanan juga terdampak.

Baca juga: Nasib Dua Pemain Srikandi Majapahit Menggantung

Ada tiga konter yang mengalami kerusakan, di antaranya konter perizinan, Samsat dan dispendukcapil. "Perkiraan rusak 40 persen dari luas atapnya," tutur Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mojokerto ini.

Untuk sementara, lanjut Gaguk, pihaknya masih melakukan inventaris dan dokumentasi terhadap ambruknya atap tersebut. Selanjutnya, dia masih akan berkoordinasi dengan dinas PUPR dan dishub Minggu (10/1) pagi.

Sebab, masih harus memastikan lagi apakah atap di bagian lainnya masih berfungsi baik atau tidak. "Masih kita pastikan apa layak tidak digunakan untuk operasional lagi," paparnya.

Sebelum pembersihan reruntuhan, Gaguk akan memastikan besok jaringan listrik bisa dibereskan dengan aman. "Dengan harapan bisa kita fungsikan kembali. Kita upayakan Senin (11/1) bisa operasi kembali," imbuh dia.

Terkait penyebab runtuhnya tersebut, Gaguk belum bisa memberikan keterangan. Dia hanya mengatakan pihak dari PUPR yang akan memeriksa kerusakan gedung tersebut.

Sementara itu, disinggung terkait pembangunan bertahap, Gaguk menjelaskan pengerjaan bangunan tersebut sudah ada. "Menurut informasi yang saya peroleh pengerjaan ini sudah ada dan bukan pengerjaan terakhir. Yang jelas, nanti kita tanyakan PUPR lagi," tandasnya.

Menyusul, menurut kesaksian salah satu petugas GMSC Trio, kejadian tersebut berawal pada pukul 19.00 lebih. Namun, bangunan tersebut tak langsung ambruk.

Hanya sesaat sebelum ambruk, terdengar seperti getaran keras di bagian atap. "Saya pikir tadi ada angin kok suaranya keras sekali. Ternyata roboh atapnya," ucapnya. (oce)

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya