alexametrics
Rabu, 27 Jan 2021
radarmojokerto
Home > Lifestyle
icon featured
Lifestyle

Peringati Anniversary Ke-20, JPRM Gelar Short Movie Competition

07 Januari 2021, 20: 59: 49 WIB | editor : Mochamad Chariris

Logo resmi Short Movie Competition dalam rangkat memeringati Annyversari Ke-20 Tahun JPRM.

Logo resmi Short Movie Competition dalam rangkat memeringati Annyversari Ke-20 Tahun JPRM. (Nadzir/Radar Mojokerto)

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Dua bulan lagi Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM) menginjak usia 20 tahun. Untuk memeringati anniversary dua dekade ini, perusahaan media yang berdiri sejak tahun 2001 silam menggelar Short Movie Competition (SMC).

Event film pendek didukung Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mojokerto ini mengangkat tema Saudara dalam Kemanusiaan. ”Tema ini mengandung makna toleransi antarumat beragama. Penuh keragaman, persatuan, persaudaraan dan kedamaian. Sehingga, kami yakin karya-karya para peserta akan menginspirasi,” kata Direktur JPRM M. Nur Kholis.

Semua karya peserta yang dikirimkan kepada panitia pelaksana bakal diunggah melalui laman YouTube di Radar Mojokerto Channel. ”Jadi, begitu peserta mengirimkan karyanya, kami akan menggungah langsung di akun Radar Mojokerto Channel,” ungkap Ketua Panitia Anniversary 20 Tahun JPRM Fredy Hariawan.

Panitia memberikan kebebasan bagi peserta yang berminat mengikuti SMC. Dengan tanpa menerapkan batasan usia maupun tingkat keprofesiaan. Baik pelajar, santri, mahasiswa, atau masyarakat umum, semua diperkenankan mengikuti kompetisi film pendek ini.

”Lomba ini dibuka dari sekarang hingga 21 Februari mendatang,” imbuh Fredy. Dia menuturkan, selain perorangan dan kelompok, persyaratan yang harus dipenuhi peserta adalah konten film tidak mengandung unsur SARA.

”Justru yang disarankan adalah sesuai tema. Tentang toleransi antarumat beragama dan kemanusiaan,” tegasnya. Sedangkan mengenai kategori, lanjut Fredy, panitia sekadar membuka dua kategori. Masing-masing fiksi dan dokumenter. Sehingga peserta bisa mengambil satu di antara kedua kategori tersebut.

”Untuk batas waktu film maksimal 15 menit,” tandasnya. Dia juga mengingatkan, karya peserta yang diikutkan dalam SMC ini harus orisinalitas dan belum pernah dilombakan di ajang atau event serupa manapun.

”Termasuk belum diunggah di media sosial (medsos). Nanti, panitia yang berhak mengunggah film itu melalui YouTube,” terangnya. Sementara persyaratan lainnya yang harus diperhatikan peserta adalah lokasi atau tempat pembuatan film.

Dimana panitia menentukan lokasi pengambilan gambar atau pembuatan film ada di Mojokerto Raya. Bisa dilakukan di wilayah Kota maupun Kabupaten Mojokerto. ”Jika ada peserta luar kota yang berminat silakan, asal lokasi pembuatan filmnya di Mojokerto,” tambah Fredy.

Untuk menyemarakkan rangkaian annversary 20 JPRM, panitia juga mewajibkan dalam penayangan film nanti peserta diminta memasang logo resmi anniversary 20 JPRM.

Logo resmi dapat diminta kepada panitia atau datang langsung ke kantor JPRM di Jalan R.A Basuni Nomor 96, Desa Jampirogo, Kecamatan Sooko, sekaligus konfirmasi kepesertaan. ”Pengiriman file videonya di-copy dalam flash disk dan dikirimkan langsung ke JPRM,” tegas Fredy. 

   

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya