alexametrics
Rabu, 27 Jan 2021
radarmojokerto
Home > Mojokerto
icon featured
Mojokerto

SMK PGRI Mojosari Luncurkan Sistem Prakerin

07 Januari 2021, 08: 05: 59 WIB | editor : Imron Arlado

jawapos.radarmojokerto.com

SINERGI: Suasana launching yang di hadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten dan Kota Mojokerto Kresna Herlambang,Pengurus YPLP PGRI Kabupaten Mojokerto dan Owner ASN Ponorogo Agus Suparyadi penyedia layanan aplikasi. (basuni/radarmojokerto)

SMK PGRI Mojosari, Kabupaten Mojokerto melakukan inovasi. Sekolah di bawah naungan YPLP PGRI Kabupaten Mojokerto ini mulai menerapkan teknologi dalam sistem pengelolaan sekolah. Yakni pemantauan siswa yang tengah melakukan Praktek Kerja Industri (Prakerin).

Peluncuran sistem ini ditandai dengan peluncuran aplikasi SIPP atau Sistem Informasi Pemantauan Prakerin berbasis android pada siswa kelas XI, di aula SMK PGRI Mojosari, Rabu (6/1).

Kepala SMK PGRI Mojosari Ir Arief Setyo Wahjudi mengatakan, aplikasi SIPP sudah dirancang sejak awal pandemi Covid-19, Maret 2020. Selanjutnya, bekerja sama dengan PT ASN untuk menciptakan Aplikasi ini. Penggunaan teknologi itu telah diuji coba dalam pelaksanaan prakerin semester genap pada 2020. ’’Jadi saat prakerin di dunia usaha dan industri, siswa bisa kita pantau melalui aplikasi ini. Guru pendamping dan orang tua tinggal klik di HP. Bagi orang tua yang belum siap, pihak sekolah menyediakan ruang laboratorium untuk memantau,” katanya.

Dijelaskannya, SIPP merupakan pengelolaan atau manajemen sekolahan berbasis teknologi informasi (TI). Seluruh warga sekolah dapat mengakses dengan mengunduh melalui playstore. Kelebihan aplikasi ini di antaranya informasi yang real time, monitoring berbasis android, kemudahan pelaporan dan menggunakan teknologi cloud sehingga software ini dapat di akses saat berhubungan dengan internet selama 24 jam nonstop. ’’Aplikasi ini juga dilengkapi sistem pelaporan prakerin siswa yang lebih mudah, cepat dan akurat melalui smartphone,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan, Kresna Herlambang, menambahkan, konsep ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi sekolah lain di Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten dan Kota Mojokerto. Bahkan, rencananya juga akan disosialisaikan di Dinas Pendidikan Jawa Timur. ’’Kami mengapresiasi SMK PGRI Mojosari yang sudah melakukan inovasi saat pandemi Covid-19 sehingga kualitas lulusan tetap terjaga,” ujarnya.

Prinsipnya, ada kolaborasi antara orangtua, dunia usaha dan industri dan sekolah. Program ini juga untuk mengurangi penyebaran covid-19. Karena pembimbing dan orang tua tidak harus ke tempat prakerin.

Menurut Kresna, konsep SIPP ini merupakan konsep berbasis teknologi yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran di luar sekolah. Seiring berkembangkan era 4.0 dan situasi pandemi, teknologi dapat membantu dalam kegiatan belajar mengajar. ’’Untuk SMK yang lain kita harapkan akan menyusul menerapkan aplikasi ini. Mudah-mudahan untuk SIPP ini bisa menjadi mengurasi resiko penularan covid,” ujarnya.

Marketing Manager Alvaro Satya Nusa Agus Suparyadi mengatakan, SDM SMK yang berkualitas bisa diciptakan melalui pendidikan yang bersinergi dengan dunia usaha dan industri. Dan disaat pandemi, SMK tetap bisa menjalankan program prakerin bagi siswa kelas XI sehingga kualitas lulusan tetap bisa terjamin. ’’Untuk ke depannya, kita harapkan permasalahan prakerin tersebut dapat diatasi bersama. PT ASN selaku penyediaakan mendorong terus kepada sekolah untuk memaksimalkan pemanfaatannya sebagaimana menu atau fitur yang sudah disiapkan dalam  tersebut,’’ jelasnya.(bas)

(mj/ris/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya