alexametrics
Rabu, 27 Jan 2021
radarmojokerto
Home > Features
icon featured
Features
Opel Blazer

Gagah di Usia Senja

28 Desember 2020, 09: 00: 59 WIB | editor : Imron Arlado

jawapos.radarmojokerto.com

TANGGUH: Opel Blazer build up ini mampu menerabas jalur segala medan. (imronarlado/radarmojokerto.jawapos.com)

Opel Blazer dikenal karena memiliki bodi kukuh dan tangguh di segala medan. Kendaraan jenis SUV ini juga tak lekang zaman. Desain ala Eropa sangat kental, membuat kendaraan ini terus diburu para pencintanya.

Seperti Aido Machdianto, 40. Pria asal Graha Sambiroto Indah Blok B - 20 Sooko Mojokerto ini mengaku sangat nyaman menunggangi kendaraan ini. Bahkan, ia mengkoleksi dua kendaraan di garasi rumahnya. ’’Karena, sangat nyaman dan safety,’’ ungkapnya.

Keamanan dan kenyamanan berkendara di jalanan terlihat dari bodi yang sangat kukuh. Jika mobil pabrikan Jepang dan Korea menggunakan pelat ringan, Opel Blazer menggunakan pelat tebal hingga tiga lapis. Sementara, di bagian bumper depan dan belakang, chevrolet mencakokkan pelat setebal 4 inchi. ’’Jadi, nggak pernah mundur saat di jalanan dan di jalur yang benar,’’ tandasnya sembari tertawa.

UPGRADE: Headlamp dan gril yang nampak kaku, telah di upgrade lebih muda ke tahun 2000. Wajah kendaraan pun kian nampak lebih manis.

UPGRADE: Headlamp dan gril yang nampak kaku, telah di upgrade lebih muda ke tahun 2000. Wajah kendaraan pun kian nampak lebih manis. (imronarlado/radarmojokerto.jawapos.com)

Kekukuhan kendaraan ini berulang-ulang telah ia buktikan. Terakhir, saat kendaraannya diseruduk mobil pabrikan Jepang beberapa waktu lalu di kawasan Jombang. Nyaris tak ditemukan lecet sedikit pun. Justru, mobil yang menabrak mengalami ringsek yang parah di bagian bumper depan hingga kap mesin menyingkap.

Pria yang berprofesi sebagai anggota TNI AL ini menceritakan, banyak yang berasumsi kendaraan ini sangat boros dan tak layak dipakai untuk kebutuhan harian. Tudingan itu tak sepenuhnya benar. Karena, kendaraan ini terbilang cukup irit dibanding kendaraan dengan SUV yang seimbang.

Kendaraan ini memiliki tenaga yang sangat besar. Berdaya 2200 CC, mobil ini mampu melahap berbagai jenis medan. Baik jalanan mulus beraspal, hingga jalur off-road.

Sementara itu, pencinta Blazer yang lain, Arees Wijaya menambahkan, Blazer juga kerap dianggap sebagai kendaraan dengan spare part yang mahal dan tingkat kesulitan tinggi menemukan montir andal. ’’Kalau spare part bisa didapat dengan banyak cara. Karena kita ada komunitas. Dan, kalau bengkel, memang harus ahlinya,’’ jelas Ketua Blazer Mojopahit (Blazhit) ini.

Pegawai Bappeda Pemkab Mojokerto ini menambahkan, ia dan teman komunitasnya sudah memiliki bengkel spesialis di bidangnya. Sehingga, ia dan 73 anggota yang lain tak pernah khawatir dengan kerusakan di bagian apa pun.

Kelemahan kendaraan yang cukup jamak di kendaraan ini hanya di bagian tangki saja. Pengemudi harus selalu waspada dengan indikator tangki bahan bakar. Karena, kendaraan ini harus selalu full tank saat melaju di jalanan terjal. ’’Jangan sampai di bawah separo. Bisa-bisa kendaraan akan hilang kendali. Sisa setengah tangki langsung isi lagi,’’ terang pria yang tinggal Jl. Suromulang Barat Nomor 7, Prajurit Kulon, Kota Mojokero ini. Namun, kendaraan ini sangat berdamai saat melaju di jalanan lurus dan tak berada di medan pegunungan. 

Mudah Disentuh Modifikasi

MESKI kendaraan ini  terbilang tua, namun tak sulit disentuh modifikasi. Seperti,  kendaraan milik Aido Machdianto ini. Rakitan tahun 1996 silam, namun kendaraan ini telah di-upgrade menjadi Blazer keluaran 2000.

Bagian headlamp yang semula berbentuk segi empat, kini lebih indah karena berbentuk lebih sipit. Sementara, grill lebih aerodinamis dan tak lagi berbentuk garis lurus sejajar.

Untuk menambah kegagahan, isi headlamp yang semula hanya berbentuk bohlam biasa, diganti dengan projie eangle eye. Senada dengan itu, di bagian foglamp mata tiga CWL, light bar atas 120 sentimeter, dan light bar bawah 45 sentimeter.

Meski sudah keren, namun Aido tak cukup puas bagian interiornya. Banyak sentuhan yang telah menghabiskan uang tak sedikit. Seperti pemasangan doubledin pioneer, sound system American, dan radio Orari (RIG) merek Icom.

(mj/ris/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya