alexametrics
Rabu, 27 Jan 2021
radarmojokerto
Home > Ekonomi
icon featured
Ekonomi

Tas dan Sepatu Ecoprint Rajootkoe: Eksklusif, Elegan, dan Berkelas

22 Desember 2020, 15: 30: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Kristina Puspita berada di lapak Ecoprint Rajootkoe.

Kristina Puspita berada di lapak Ecoprint Rajootkoe. (Rinto/Radar Mojokerto)

Berita Terkait

Tak berhenti dengan suksesnya usaha kerajinan rajut. Kristina Puspita mencoba mengembangkan produk kerajinan tas dan sepatu dengan teknik pewarnaan ecoprint. Tak butuh waktu lama, karyanya yang dilabeli Rajootkoe ini suskes menembus pasar.

BERBEDA dengan teknik pewarnaan lainnya. Ecoprint memang mampu menghasilkan kualitas warna yang lebih memikat. Terlihat lebih elegan dan berkelas. Tak heran kini banyak yang memulai usaha produk kerajinan berbasis ecoprint. Salah satunya adalah Kristina Puspita atau yang akrab dipanggil Kris.

Wanita 40 tahun ini sebelumnya dikenal sukses dengan produk kerajinan miliknya berlabel Rajootkoe. Namun, kini ia merambah produk tas dan sepatu dengan teknik pewarnaan ecoprint.

”Teknik ecoprinting adalah teknik pewarnaan menggunakan bahan daun yang ditransfer pada produk berbahan kain, kanvas atau kulit sapi. Kelebihannya adalah produk kain yang dihasilkan dengan teknik ecoprinting. Jauh lebih eksklusif dan good looking. Serta berkelas,” terang Kris.

Hal ini menurutnya karena teknik ecoprint dapat didefinisikan sebagai teknik pewarna kain yang kendati cukup sederhana. Namun, dapat menciptakan visual yang unik serta menarik.

”Jadi produk kerajinan yang dihasilkan dengan teknik ini tentu lebih menarik,” imbuh Kris. Dengan kelebihan teknik ini, tak heran produk sepatu dan tas ecoprint Rajootkoe kini meraup sukses. Dengan membidik pasar kalangan menengah ke atas, produk Kris mampu menembus pasar berbagai kota di Jawa Timur (Jatim) hingga Jakarta. Bahkan, sampai luar pulau.

Untuk mengerjakan pesanan produknya tersebut, Kris mempekerjakan 5 orang pegawai di tempat usahanya, di Lingkungan Sidomulyo, Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Sementara untuk harga, Kris membanderol mulai kisaran Rp 250 ribu hingga Rp 800 ribu. (nto/ris) 

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya