alexametrics
Sabtu, 16 Jan 2021
radarmojokerto
Home > Mojokerto
icon featured
Mojokerto

Ning Ita Serius Tuntaskan Persoalan Banjir

03 Desember 2020, 08: 15: 59 WIB | editor : Imron Arlado

Jawa Pos Radar Mojokerto

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari telah melakukan pemetaan atas genangan air di wilayahnya. (humas/pemerintahkotamojokerto)

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto - Penanggulangan banjir di Kota Mojokerto membutuhkan anggaran senilai Rp 107,4 miliar. Itu untuk pekerjaan redesign saluran drainase serta pembangunan 5 titik kolam retensi beserta pompa banjir dan pompa lumpur.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan, banjir di Kota Mojokerto menjadi masalah klasik yang butuh penanganan serius dan komprehensif. Selain terus memperbaiki saluran drainase, pemkot juga berupaya untuk melakukan terobosan dengan membuat kolam retensi dan pompa lumpur.

’’Kegiatan pengendalian banjir terus kita laksanakan tiap tahunnya. Dan itu dapat dilihat dari semakin besarnya alokasi anggaran penanganan banjir pada tiga tahun terakhir,’’ ujarnya usai memimpin rapat pemaparan kajian pengendalian banjir drainase sekunder dan tersier Kota Mojokerto di rumah rakyat, Rabu (2/12).

Ning Ita merinci, tahun 2018 kemarin, pemkot sudah menangani ruas saluran drainase sebanyak 16 ruas, tahun 2019 meningkat menjadi 24 ruas dan tahun 2020 naik lagi menjadi 64 ruas. ’’Tahun 2021 nanti kita akan tangani lagi 93 ruas saluran. Target kita adalah perbaikan 124 ruas dengan panjang  367,948 kilometer,’’ terangnya.

Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini menyebut, letak geografis Kota Mojokerto yang cekung sangatlah mustahil untuk terhindar dari banjir dan genangan. Apalagi Kota Mojokerto juga diapit beberapa sungai besar yakni Sungai Brantas, Sungai Ngotok, Sungai Brangkal, dan Sungai Sadar.

’’Tatkala debir air sungai meningkat, otomatis air dari permukiman warga tidak bisa masuk ke sungai, efeknya terjadilah genangan. Upaya kita saat ini, bagaimana agar genangan itu cepat surut yakni dengan menyedot menggunakan pompa air,’’ katanya. 

Sementara itu, Kepala Bappeko Mojokerto Agung Moeljono mengatakan, pekerjaan pembongkaran pembangunan kembali dan normalisasi membutuhkan anggaran Rp 95,3 miliar. Sedangkan untuk kolam retensi dan pompa air sebesar Rp 12,1 miliar.

’’Redesign saluran Rp. 95,3 miliar ini termasuk untuk kegiatan rehabilitasi, operasi dan pemeliharaan. Rinciaannya, untuk saluran primer sebesar Rp. 28 miliar, sekunder Rp 36 miliar dan tersier Rp 31 miliar,’’ terangnya, Rabu (2/12) siang.

Untuk kolam retensi, lanjut Agung, menyentuh lahan seluas 1.525 meter persegi, dengan volume 3.962.3 meter kubik yang dibagi menjadi 5 lokasi.

’’Stake holder yang bertanggung jawab terhadap kolam retensi adalah Dinas Pekerjaan Umum (DPU) untuk perencanaan dan pembangunannya. Dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk konservasi dan pemeliharaannya,’’ jelasnya.

Agung menyebut, sejatinya anggaran total untuk penanganan banjir kota secara menyeluruh membutuhkan anggaran kurang lebih sebesar Rp 600 miliar. Namun karena keterbatasan kemampuan anggaraan, akhirnya Pemkot melakukan skala prioritas. ’’Kita prioritaskan di kawasan yang langsung terdampak, dan menyentuh langsung di daerah permukiman serta perkotaan,’’ ujarnya.

Mantan Kepala BPPKA ini juga menandaskan jika Pemkot Mojokerto sangat concern untuk penanganan banjir.  Bahkan, program pengendalian banjir ini menjadi fokus utama dalam RPJMD era Wali Kota Ika Puspitasari. 

’’Setelah perjalanan dari master plan pengendalian banjir tahun 2013 lalu, tahun 2019 dan 2020 ini baru terealisir kajian drainase. Ini menjadi bukti keseriusan kita untuk menuntaskan persoalan banjir,’’ 

Ia juga menandaskan, jika kebijakan anggaran pemkot juga difokuskan untuk masalah banjir. Ini terlihat dari ploting anggaran yang terus meningkat tiap tahunnya. ’’Lima tahun terakhir, pada Tahun 2017 sebesar Rp 6 M, Tahun 2018  Rp 12 miliar dan pada Tahun 2019 dianggarkan Rp 34 miliar, tahun 2020 Rp 46 miliar kemudian di-refocusing menjadi Rp. 25 miliar. Dan tahun 2021 ini kita anggarkan Rp 39 miliar untuk pengendalian banjir,’’ pungkasnya. (al/adv)

(mj/ris/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya