alexametrics
Sabtu, 16 Jan 2021
radarmojokerto
Home > Mojokerto
icon featured
Mojokerto

Sistem Tanam Demplot, Hasil Pertanian Lebih Maksimal

02 Desember 2020, 11: 00: 59 WIB | editor : Imron Arlado

Jawa Pos Radar Mojokerto

Pjs Bupati Mojokerto Himawan Estu Bagijo didampingi Kepala Disperta Teguh Gunarko di Kecamatan Gondang, Selasa (1/12) pagi. (humas/pemerintahkabmojokerto)

Pjs Bupati Mojokerto Himawan Estu Bagijo didampingi Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Teguh Gunarko beserta OPD menggelar panen raya padi sistem demplot (demonstrasi plot) kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Mojokerto dengan PT Wilmar Group Indonesia di Kecamatan Gondang, Selasa (1/12) pagi.

Kegiatan demplot ini sudah dimulai sejak Agustus lalu pada 12 titik di 7 kecamatan. Di antaranya, Kecamatan Ngoro, Pungging, Mojosari, Trowulan, Mojoanyar, Gondang, dan Bangsal. Metode demplot dilakukan dengan memberi penyuluhan langsung kepada petani dengan membuat lahan percontohan untuk mendorong produktivitas dan hasil pertanian.

Demplot dijalankan dengan menggunakan pupuk secara tepat dan berimbang untuk hasil lebih maksimal. Dalam demplot kerja sama ini, pupuk yang digunakan adalah pupuk PT Wilmar Group Indonesia tepatnya Pupuk Mahkota.

Per hektare lahan diberi perlakuan pemupukan menggunakan pupuk PT Wilmar sebanyak 50 persen, dan 50 persennya lagi menggunakan perawatan petani sendiri. Tujuan akhirnya sangat jelas, petani akan diuntungkan jika pemakaian pupuk lebih efisien dengan hasil lebih besar. Prinsipnya harus saling menguntungkan.

Pupuk Mahkota PT Wilmar diklaim berhasil meningkatkan produksi padi hingga 33 persen setelah diterapkan di daerah lain di Jawa Timur. Hasil ini tentunya juga diharapkan terwujud di Kabupaten Mojokerto.

PT Wilmar pada pertemuan-pertemuan sebelumnya dengan Pemerintah Kabupaten Mojokerto, juga telah menyatakan kesediaan untuk menyuplai pupuk bagi para petani, dengan menanggung kerugian apabila hasil panen tidak sesuai yang ditawarkan. Hasil panen pun selanjutnya akan dibeli langsung oleh PT Wilmar.

Secara spesifik, kerja sama yang dilakukan berfokus pada peningkatan produksi padi beserta pengolahannya dengan menampung hasil produksi petani. Kerja sama ini diharapkan mampu menyejahterakan petani, seiring dengan meningkatnya hasil produksi. Sebagai imbal balik, PT Wilmar bisa mendapatkan keuntungan dari pengolahan padi para petani.

’’Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mojokerto beserta dukungan seluruh petani. Kegiatan demplot ini tidak akan berjalan tanpa sinergi yang baik dari semua pihak,’’ kata perwakilan PT Wilmar pada panen demplot. 

Pjs Bupati Mojokerto pada sambutannya memberi support penuh pada seluruh petani di Kabupaten Mojokerto agar terus produktif dan berkarya meski di masa pandemi Covid-19 saat ini. Himawan juga sempat menyebut bertani sebagai pekerjaan yang sangat mulia.

’’Saya pribadi melihat, yang rumit dan susah itu para petani. Kalau yang enak itu pedagangnya. Bertani merasakan panasnya cuaca yang terik, belum lagi kalau hasil panen kurang bagus. Petani adalah pekerjaan yang sangat mulia. Kita harus terus memberi support,’’ tutur Himawan.

Selain itu, Himawan juga berpesan agar para petani terus memperhatikan dan menjaga betul kualitas tanah serta pemupukannya. Kerja sama dengan PT Wilmar, menurutnya, merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan hal tersebut.

’’Mohon diperhatikan terus jangka panjangnya, seperti menjaga kualitas tanah dan pemupukan. Teman-teman petani yang sudah mencoba pupuk dari PT. Wilmar, nanti bisa sharing-sharing gimana hasilnya. Ini salah satu upaya kita untuk meningkatkan hasil panen,’’ tambah Himawan pada kegiatan ini. (tik)

(mj/ris/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya