alexametrics
Rabu, 27 Jan 2021
radarmojokerto
Home > Mojokerto
icon featured
Mojokerto

Masa Kontrak Proyek Pendapa Diperpanjang, Sekarsari Pekan Depan

01 Desember 2020, 10: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Proyek rehabilitasi Pendapa Rumah Dinas Wali Kota diperpanjang hingga 10 Desember mendatang.

Proyek rehabilitasi Pendapa Rumah Dinas Wali Kota diperpanjang hingga 10 Desember mendatang. (Rizal Amrulloh/Radar Mojokerto)

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Menginjak akhir tahun, sejumlah proyek infrastruktur di Kota Mojokerto masih dalam tahap pekerjaan. Di antaranya adalah paket renovasi Pendapa Pemkot dan Rumah Dinas Wali Kota yang dilakukan perpanjangan pasca masa kontrak berakhir.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kota Mojokerto Mashudi menjelaskan, kontrak proyek renovasi Pendapa Graha Praja Wijaya seharusnya telah berakhir pada 22 November lalu. Namun, waktu pengerjaan proyek yang menyerap APBD sebesar Rp 5,2 miliar itu diperpanjang lantaran ada tambahan pekerjaan. ’’Ada tambahan pekerjaan delapan hari,’’ paparnya.

Mashudi beralasan jika tambahan waktu pekerjaan dilakukan akibat terjadi kerusakan di salah satu bagian di gedung Pemkot Mojokerto. Sehingga, kontraktor harus menyelesaikan perbaikan selambat-lambatnya 30 November. ’’Ada adendum tambahan waktu pengerjaan, sehingga tidak didenda karena ada tambahan pekerjaan,’’ tandasnya.

Langkah serupa juga dilakukan terhadap proyek renovasi Pendapa Rumah Dinas Wali Kota. Pekerjaan fisik yang dialokasikan Rp 7,7 miliar tersebut juga dilakukan perpanjangan waktu penyelesaian.

Sesuai kontrak, paket proyek yang dikerjakan oleh PT Cipta Bagus Nusa Raya itu berakhir pada Senin (30/11). Namun, dilakukan adendum perpanjangan selama sepuluh hari. Dengan demikian, masa kontrak proyek tersebut baru akan habis pada 10 Desember nanti. ’’Sebenarnya fisik pendapa sudah 100 persen, tapi masih ada tambahan pekerjaan,’’ imbuhnya.

Sementara itu, pekerjaan konstruksi lainnya yang masih dikebut adalah rehabilitasi Pemandian Sekarsari. Proyek yang dikerjakan sejak 12 Juni lalu itu masih menyisakan masa kontrak hingga 8 Desember mendatang.

Sehingga, PT Sasmito sebagai pemenang tender ditarget untuk merampungkan proyek senilai Rp 9,6 miliar dalam tempo sepekan ke depan. ’’Masih ada satu minggu, mungkin tinggal pembersihan dan administrasi saja. Karena laporan terakhir progresnya sudah 99,15 persen,’’ beber Mashudi.

Revitalisasi pembangunan wisata kolam renang legendaris di Kota Onde-Onde dilakukan secara multiyears. Untuk tahun ini, pekerjaan fisik hanya menyentuh kolam renang. Sementara fasilitas pendukung lainnya akan kembali digulirkan tahun depan.

Mantan Kasatpol PP Kota Mojokerto ini menyebutkan, pada tahun anggaran 2021 telah diplot sebesar Rp 9 miliar lebih untuk menuntaskan proyek wisata pemandian yang berusia setengah abad ini.

Dana yang digelontor dari APBD itu bakal diperuntukkan menambah sarana berupa water boom, landscape, serta foodcourt. Selain itu juga fasilitas tambahan berupa loket, musala, dan drinase. ’’Tahun depan Sekarsari sudah bisa selesai 100 persen,’’ pungkasnya.

(mj/ram/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya