alexametrics
Rabu, 27 Jan 2021
radarmojokerto
Home > Sambel Wader
icon featured
Sambel Wader
Budiarto

Jaga Kebersamaan dan Saling Membantu

01 Desember 2020, 04: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Budiarto saat menjalankan tugas sebagai anggota DPRD Kota Mojokerto.

Budiarto saat menjalankan tugas sebagai anggota DPRD Kota Mojokerto. (Budiarto for Radar Mojokerto)

Ketua Fraksi Gerakan  Keadilan Pembangunan (F-GKP) DPRD Kota Mojokerto Budiarto mempunyai tanggung jawab moril untuk selalu terjun ke masyarakat. Terutama, di daerah pemilihan (dapil) maupun dapil lain di Kota Mojokerto. Blusukan itu dilakukan guna menyerap aspirasi, meski dilakukan bukan di masa reses dewan.

BAGI anggota Komisi III DPRD Kota Mojokerto ini, apa yang dilakukan demi masyarakat bisa menjadi amal ibadah dan bekal di kemudian hari. Oleh karenanya, ketika dipercaya sebagai anggota legislatif periode 2019-2024, akan dimanfaatkan sebaik-baiknya.

”Maka kita butuh kebersamaan, gotong royong, dan saling bantu membantu,” ujarnya.Budiarto merasa bersyukur bisa turun ke dapil dan kelurahan yang ada di Kota Mojokerto ini. Sebab, dengan turun langsung ke lapangan, dia langsung mengtahui kondisi riil yang terjadi di tengah masyarakat.

Khususnya, mengetahui masyarakat yang membutuhkan perhatian. Semisal ada warga miskin yang rumahnya rusak dan perlu dibantu. Selain itu, banyak hal lain yang dijumpai ketika blusukan, baik itu terkait bangunan fisik sarana prasarana lingkungan maupun pengawasan kebijakan pemerintah daerah.

”Ini tanggung jawab saya sebagai wakil rakyat untuk bisa menyentuh tingkat grassroots atau masyarakat cilik,” tegasnya. Budiarto adalah politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang berlatar belakang dosen dan guru. Lahir di Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng), dia tumbuh dan menempuh pendidikan di Kota Mojokerto.

Semasa kecil, dia menamatkan bangku sekolah dasar di SDN Gedongan 2 Kota Mojokerto. Kemudian melanjutkan ke SMP PGRI 1 Kota Mojokerto, dan SMAN 1 Kota Mojokerto. Kemampuan mengusai bahasa asing mengantarkan Budiarto muda diterima di Universitas Brawijaya.

Selama menempuh perguruan tinggi Kota Malang itu, dia menjadi aktivis Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) di komisariat universitas yang berdiri sejak tahun 1963 ini.

Jiwa kepemimpinannya semakin berkembang dan terasah sejak bergabung di organisasi itu. ”Sejak sekolah saya sudah aktif berorganisasi dan senang dengan bahasa asing. Terutama, Bahasa Jepang dan Inggris,” katanya.

Putra pasangan Budi Mulyono dan Diyem ini juga sangat menggemari basket. Komunitas bola basket yang dia miliki menjadi sarana untuk menjaga kesehatan dan mengasah jiwa sosialnya.

Kemudian tahun 2008-2013 mulai bekerja di kampus swasta sebagai dosen bahasa Inggris di sejumlah perguruan tinggi di Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Jombang, dan Kota Surabaya. Berikutnya menjadi guru bahasa Inggris di Kiddoz, mulai tahun 2013-2017.

Selebihnya, sempat menjadi Humas dan Koordinator Guru Bahasa Inggris di SIT Permata tahun 2017-2019. Bekal pengalaman organisasi sejak di kampus dan menjadi pendidik mengantarkannya terjun ke dunia politik dan memutuskan bergabung ke PKS. Di organisasi parpol dia memulai karir dari ketua pengurus ranting (DPRa), kemudian ketua pengurus cabang (DPC), hingga dipercaya DPD PKS Kota Mojokerto sebagai wakil ketua Umum 2015-2016, dan Bendahara Umum 2016-2020.

Saat ini, Budiarto mengemban menjadi wakil rakyat setelah terpilih menjadi anggota DPRD Kota Mojokerto 2019-2024. Dia menjabat sebagai ketua Fraksi GKP DPRD Kota Mojokerto. (bas) 

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya