alexametrics
Senin, 18 Jan 2021
radarmojokerto
Home > Mojokerto
icon featured
Mojokerto

Kacamata Frame Bening, Nge-Hits dan Stylish

28 November 2020, 08: 55: 59 WIB | editor : Imron Arlado

Jawa Pos Radar Mojokerto

KEKINIAN: Frame kacamata bening kian digemari kalangan remaja. (model: Mirsha Nur Arfia) (sofankurniawan/radarmojokerto.id)

KACAMATA tak lagi dianggap sebagai identitas kaum cupu dan kutu buku. Namun, kacamata terus berkembang dengan style yang indah. Seperti, frame bening dan lentur yang kini tengah nge-hits di kalangan remaja.

Seperti Aisyah Khilya, 17. Siswi SMKN 1 Sooko Mojokerto. IA mengaku sudah lima bulan terakhir memakai kacamata dengan frame bening tersebut. ”Sebenarnya waktu periksa sempat ditawarin. Mau jenis kacamata yang kayak gimana. Tapi sekarang lagi booming yang transparan, akhirnya nyoba dan akhirnya pas,” katanya.

Tak sekedar mengikuti tren saja. Namun, penggunaan kacamata ini juga berfungsi mempertajam kedua bola mata Aisyah yang mengalami minus.

Untuk menyempurnakan penampilan, Aisyah juga menyesuaikan frame dengan bentuk wajah ovalnya. ”Milih kacamata transparan ini juga karena menyesuaikan sama warna kulit dan bentuk wajah saya yang cenderung oval ini ya,” ujarnya.

Dijelaskan dia, sebelumnya dia sempat ditawari dua pilihan warna bingkai bening dan pink. Lantas, dia memilih warna bening lantaran cocok dipadu padankan dengan berbagai warna busana yang bakal dipakai. ”Sebelumnya sempat ditawarin warna pink sama transparan. Akhirnya milih yang bening soalnya warna netral juga. Kalau yang pink terlalu ngejreng,” tambahnya.

Senada dengan Aisyah Khilya, Karina Norhadini, 32. Warga Kecamatan Sooko, mengaku, memilih menggunakan kacamata frame bening lantaran tengah mengikuti tren saat ini. Bahkan, dia memiliki empat kacamata berbingkai bening. ”Kacamata bening itu punya empat, buat sendiri, dua anakku, sama buat ibuku,” jelasnya.

Dia menambahkan masing-masing berwarna, pink, hijau, hitam, dan transparan. Karina menjelaskan, kacamata bingkai bening tersebut berlensa anti radiasi guna kesehatan mata. Tak hanya itu, kacamata frame bening yang identik berbahan mika itu dinilai lebih ringan dibanding kacamata biasa yang identik berbahan logam. ”Dulu juga pernah punya kacamata bening, terus gagangnya patah. Tapi tetap beli yang bening lagi,” imbuhnya.

Menurutnya, harga kacamata tersebut sangat ekonomis. Mulai dari Rp 25 ribu hingga Rp 500 ribu. ’’Yang bikin beda itu hanya di bagian lensanya saja,” tandasnya.

SEMENTARA itu, pemakai kacamata tak hanya untuk mereka dengan mata minus saja. Namun, perangkat ini juga bisa mendongkrak penampilan. Seperti yang diungkapkan Erni, warga Jalan Majapahit Kota Mojokerto. Pemilik Optik Mojopahit ini menegaskan, kacamata sudah menjadi tren untuk mendukung performa penampilan. ”Model kacamata yang jadi tren saat ini bentuknya bulat dengan warna soft atau bening. Paling banyak dicari untuk tahun ini,” ujarnya, kemarin (27/11).

Beragam pilihan kacamata membuat pengguna bisa menentukan pilihan. Mulai dari segi tren, warna, dan motif yang paling cocok dengan fitur wajah. Harga yang ditawarkan juga bermacam-macam tergantung dari jenis kacamatanya.

Jika kacamata bening non-minus atau hanya sebagai anti radiasi bisa berkisar hingga Rp 200 ribu. Namun, untuk kacamata bening dengan minus atau silinder berkisar Rp 450 ribu hingga Rp 700 ribu. Tergantung dari besar kecilnya ukuran minus yang dimiliki pemakai. ”Bagus juga sih modelnya. Soalnya bisa disesuaikan sama warna kulit wajah. Tau sendiri lah anak-anak paling nggak mau terkesan formal kalau pakai kacamata dengan warna frame yang monoton,” ungkap perempuan 52 tahun itu.

Terpisah, kepala poli spesialis mata Rumah Sakit Umum dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto dr. Rini Kusumawar Dhany mengungkapkan, tren kacamata transparan justru merupakan kacamata dengan spesifik bagus. Pasalnya, belum tentu semua orang bisa menggunakan kacamata yang terbuat dari bahan yang mengandung logam. ”Sangat dianjurkan, apalagi memang ada beberapa orang yang alergi sama titanium. Jadi sangat membantu sekali ada tren kacamata bening sekarang ini,” tutur Rini.

Bahan dari kacamata bening sendiri bisa berasal dari mika ataupun plastik. Sehingga, saat ini khusus pengguna kacamata tentunya, tak perlu khawatir lagi. Sebab, sudah tersedia bermacam pilihan warna yang bisa mendukung outfit harian. Rini juga mengungkapkan, sejatinya frame kacamata yang terbuat dari bahan apapun aman. ”Yang terpenting celah untuk bagian hidung serta gagang telinga harus nyaman untuk pengguna. Karena pentingnya justru di dua bagian itu,” tukasnya. (vad/oce)

(mj/ris/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya