alexametrics
Sabtu, 27 Feb 2021
radarmojokerto
Home > Ekonomi
icon featured
Ekonomi
Dewi Bordir Moslem Collection

Tak Berhenti Berkarya

26 November 2020, 23: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Dewi menunjukkan karya batik galeri Dewi Bordir Moslem Collection.

Dewi menunjukkan karya batik galeri Dewi Bordir Moslem Collection. (Rinto/Radar Mojokerto)

Beragam karya menarik telah dihasilkan dari tangan kreatif Satifa Puspa Dewi, atau akrab disapa Dewi. Mulai dari busana wanita dengan motif batik, hingga yang membutuhkan sentuhan khusus. Semacam motif bordir. Tak ketinggalan kebaya khas Jawa sampai busana wanita ulos asal Sumatera Barat.

MESKI disibukan dengan pekerjaan sebagai karyawan salah satu perusahaan BUMN, namun hobi Dewi dalam mendesain busana, khususnya busana wanita, tak pernah luntur.

Itulah yang menjadi salah satu alasannya memulai usaha Dewi Bordir sejak 2008 silam. ”Memang saya sangat suka mendesain busana. Khususnya busana wanita,” ujar Dewi. Berbekal kemahirannya ini, Dewi memberanikan diri memulai usaha bordirnya. Harga yang dibanderol pun bervariatif.

Untuk kain batik, misalnya. Menurut Dewi harga kain batik di tempatnya berkisar antara puluhan ribu hingga ratsuan ribu rupiah. ”Ada Rp 40 ribu, ada juga Rp 850 ribu per lembarnya,” terang Dewi.

Sementara busana berkisar antara ratusan ribu sampai jutaan rupiah. ”Bergantung bahan dan tingkat kesulitan pengerjaan,” imbuhnya. Di rumahnya, Dusun Jetis, Desa Banjaragung, Kecamatan Puri, ia membuka galeri khusus.

Bermacam kain batik serta busana berderet tertata rapi di galeri Dewi Bordir Moslem Collection ini. Di tempat ini pula ia biasa menerima beragam pesanan barang ataupun pengerjaan.

Mulai batik, sarimbit, kebaya, dompet pesta, hantaran pernikahan, pengerjaan border, pemasangan payet, hingga menerima jahitan.

Untuk mengcover semua pesanan tersebut, Dewi memperkerjakan seorang asisten khusus. Sementara dalam menyelesaikan pesanan, selama ini Dewi dibantu 5 tenaga kerja sekaligus sebagai tim. (nto)

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP