alexametrics
Senin, 30 Nov 2020
radarmojokerto
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Peternak Ayam Jadi Pengepul Togel Online

21 November 2020, 08: 05: 59 WIB | editor : Imron Arlado

Jawa Pos Radar Mojokerto

DITANGKAP LAGI: Kapolsek Magersari Kompol Syamsul Mu’arif menunjukkan BB yang disita dari tersangka Ponimin di maposek Magersari, Jumat (20/11). (adi/radarmojokerto.id)

MAGERSARI, Jawa Pos Radar Mojokerto – Ponimin, warga Kedungsari, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, harus menjalani hari-harinya di tahanan Mapolsek Magersari. Peternak ayam berusia 57 tahun itu ditangkap atas dugaan pengepul judi togel online, Minggu (15/11). Dari tangannya, polisi menyita barang bukti (BB) uang Rp 450 ribu dan handphone (HP).

Kapolsek Magersari Kompol Syamsul Mu’arif menyebutkan, tersangka belajar judi online dari seorang kawannya saat bekerja di Bali selama enam bulan. Bermodal sebuah HP, tersangka melakukan aksinya melalui sebuah situs web judi togel bernama Sintoto. ’’Mulai program di HP-nya itu yang mengajari adalah temannya. Setelah belajar itu akhirnya dijadikan pekerjaan rutin,’’ ungkapnya.

Pihaknya mengatakan, penangkapan tersangka bermula dari laporan masyarakat bahwa pelaku kerap melakukan aksi tersebut di rumahnya. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas melakukan penangkapan di rumahnya. ’’Sekitar pukul 16.00 tersangka tertangkap tangan tepergok sedang melayani pemesanan togel lewat WA (WhatsApp),’’ terangnya.

Tersangka ditangkap bersama barang bukti uang Rp 450 ribu serta sebuah HP berisi website Sintoto dan pesan WA pemesanan nomor togel. Menurutnya, modus judi online ini, tersangka menampung taruhan dari pemasang nomor togel melalui WA. Kemudian ia merekap judi online tersebut sesuai dengan nominal taruhan situs Sintoto. Guna menjalankan bisnisnya, tersangka mengelola hasil taruhan melalui deposito. Yakni, dengan mendepositokan uang sebesar Rp 1,5 juta setiap satu kali putaran.

Dari masing-masing pejudi yang memasang nomor togel melaluinya, tersangka menerima keuntungan sebesar 10 persen. Sementara, ia akan mendapat tambahan 10 persen lagi jika pemasang togel menang. ’’Dalam sehari tersangka bisa mendapatkan omzet Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta,’’ ungkapnya.

Belakangan diketahui, sehari-harinya tersangka bekerja sebagai peternak ayam. Ponimin mengaku, terpaksa melakukan aksi tindak pidana kejahatan tersebut karena desakan ekonomi. ’’Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,’’ ungkap Ponimin.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui Ponimin merupakan tersangka residivis dengan kasus yang sama, yakni judi online. ’’Dulu juga tertangkapnya di sini. Tapi lupa tahun berapa,’’ katanya.

Ponimin mengakui bahwa ia mengenal judi online dari seorang teman kerjanya di Bali. Mulai dari cara membuat akun, cara mengoperasikan, hingga trik mendapatkan keuntungan. Menurutnya, sejauh ini jumlah orang yang menitipkan nomor togel mencapai 10 orang.

Pelaku dijerat Pasal 303 ayat 1 huruf ke 1 KUHP dan diperkuat dengan UU nomor 7 Tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara. (adi)

(mj/ris/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya