alexametrics
Senin, 30 Nov 2020
radarmojokerto
Home > Mojokerto
icon featured
Mojokerto

Militer dan PNS Dites Urine

20 November 2020, 08: 05: 59 WIB | editor : Imron Arlado

Jawa Pos Radar Mojokerto

PENCEGAHAN: Kegiatan penyuluhan bahaya narkoba dalam rangka P4GN Triwulan IV Tahun Anggaran 2020 di Aula Makodim 0815 Mojokerto, Rabu (19/11). (khudorialiandu/radarmojokerto.id)

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto - Kodim 0815 Mojokerto kian mengintensifkan upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) di lingkungan prajurit, PNS TNI AD dan Persit. Kegiatan yang dikemas dalam bentuk penyuluhan bahaya narkoba ini dipusatkan di Aula Makodim Jalan Majapahit, Nomor 1 Kota Mojokerto, Rabu (19/11).

Sosialisasi kali ini diikuti perwakilan personel militer dan PNS TNI AD dari koramil jajaran, serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXX Kodim 0815/Mojokerto, dan ranting koramil dengan menghadirkan pemateri dari Denkesyah Mojokerto. Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto, SH, dalam sambutan yang dibacakan Pabungdim 0815 Mayor Inf Nuriman Siswandi, menegaskan, P4GN merupakan program komando atas (TNI AD) dalam rangka mendukung dan menyukseskan program Indonesia bebas narkoba.

’’Penyuluhan bahaya narkoba dalam rangka P4GN ini rutin dilaksanakan setiap triwulan dalam tahun anggaran berjalan. Tujuannya, memaksimalkan daya cegah dan tangkal prajurit, PNS TNI AD dan anggota Persit terhadap pengaruh bahaya narkoba,’’ ungkapnya. Sebagai bagian dari aparatur negara, TNI dan PNS TNI AD beserta Persit dan keluarga besarnya wajib berpartisipasi aktif dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

’’Kita semua berkewajiban untuk saling menjaga dan mengingatkan sesama rekan agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,’’ tegasnya. Penyuluhan ini sekaligus untuk menambah pengetahuan dan wawasan terkait dampak negatif yang ditimbulkan dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, psikotropika, prekursor dan obat-obatan terlarang lainnya. ’’Anggota TNI, PNS, dan Persit wajib membentengi diri dari pengaruh bahaya narkoba, serta turut berpartisipasi aktif dan memberikan kontribusi positif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di lingkungan masing-masing,’’ jelasnya.

Pada kegiatan penyuluhan ini, para peserta menerima materi seputar bahaya narkoba dari nara sumber, dr Anneke, dari Denkesyah. Meliputi, definisi narkotika dan prekursor narkotika, jenis dan golongan, dan ciri-ciri pengguna/penyalahguna. Termasuk akibat yang ditimbulkan dari penyalahgunaan narkoba, serta kiat-kiat untuk membentengi diri dari pengaruh bahaya narkoba.

Selain itu, juga dilakukan pemeriksaan urine secara acak bagi perwakilan personel militer dari Makodim 0815 dan koramil jajaran oleh tim Tester Denkesyah Mojokerto. Dengan didampingi Pasi Intel Kodim 0815 Mojokerto Lettu Cba Kurniawan Junaedi, beserta staf dan provost satuan.Hasilnya, dari pemeriksaan urine tersebut secara keseluruhan dinyatakan negative atau bebas narkoba.

(mj/ori/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya