alexametrics
Senin, 30 Nov 2020
radarmojokerto
Home > Lifestyle
icon featured
Lifestyle
Warung Kopi Barongan

Angkat Konsep Rustic Classic

16 November 2020, 22: 30: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Angkat Konsep Rustic Classic

Konsep berbeda disuguhkan Ervin Andisusanto, 33, saat mengawali usaha kopi miliknya. Pria yang akrab disapa Ervin ini menggabungkan suasana asri pepohonan bambu di pekarangan belakang rumah dengan nikmatnya secangkir kopi.

Hasilnya cukup menggembirakan. Konsep yang dinamakan Wakobar alias warung kopi barongan ini menjadi hits di kalangan pencinta kopi. Sejatinya kedai kopi bukanlah tujuan utama usaha bagi Ervin. Ia menceritakan, Wakobar di Dusun Kedungpring, Desa Jampirogo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, bisa dibilang sebagai jalan keluar saat usaha sepatunya sedang diterpa pandemi. ”Begitu usaha sepatu dan sandal sedang seret, saya sering merenung di pekarangan belakang rumah,” kata Ervin.

Akhirnya, kemudian muncul ide untuk membuat warung kopi di tengah rimbunnya pepohonan bambu tersebut. Di awal idenya tersebut ia sempat mendapat pertentangan dari keluarga. Alasannya jelas, lokasi usahanya yang berada di pekarangan belakang rumah Dusun Kedungpring, serta masuk gang sempit dianggap kurang strategis dan tidak menguntungkan. Namun, Ervin tetap teguh pada pendiriannya. Ia mulai menjalankan usaha barunya dengan membangun beberapa gubuk bambu dilengkapi ragam variasi minuman kopi sederhana. Tekad Ervin pun membuahkan hasil.

Warung kopi dengan suasana khas pohon bambu yang sejuk dengan semilir angin sepoi, menarik minat para pengunjung untuk sekadar mampir ke sini. Dalam waktu singkat nama Wakobar semakin melejit. Jepretan foto menarik dengan view deretan pohon bambu yang rindang ramai beredar di media sosial.

Apalagi, Ervin kini melengkapi warungnya dengan berbagai barang-barang yang sudah langka. Makin lengkap identitas kedai kopinya dengan ciri khas rustic classic. Kini Ervin sudah mampu mempekerjakan empat orang karyawan. Ia juga ikut membantu perekonomian lingkungan sekitarnya dengan titipan panganan tradisional, serta nasi bungkus dari para tetangga. ”Alhamdulillah sekarang warung kopi barongan semakin maju. Kita juga bisa membantu sedikit menambah penghasilan bagi masyarakat sekitar,” tandas Ervin. (dwi/ris)

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya