alexametrics
Senin, 30 Nov 2020
radarmojokerto
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

Investor Persem Masih Buram

03 November 2020, 10: 00: 59 WIB | editor : Imron Arlado

Jawa Pos Radar Mojokerto

SEADANYA: Calon Pemain Persem saat melakoni seleksi perdana di lapangan Panggreman, Kecamatan Kranggan, 28 September lalu. (farismarohmawan/radarmojokerto.com)

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Selain menyusun legal formal pendirian perusahaan klub, Askot PSSI Mojokerto disibukkan dengan pembentukan tim Persem Mojokerto yang akan disiapkan di Liga 3 musim depan. Diawali dengan seleksi sejak akhir September, pembentukan tim terus dilanjutkan dengan beberapa materi yang sudah disiapkan.

Hanya saja, proses pembentukan kali ini tidak berjalan rutin layaknya persiapan jelang kompetisi. Waktu latihan yang tentatif tak bisa dihindari tim pelatih selama menempa pemain. Belum adanya investor resmi memaksa Askot PSSI hanya bisa mempertahankan materi pemain yang sudah ada.

Ketua Askot PSSI Mojokerto, Joko Rustianto tak memungkiri, belum adanya kejelasan jadwal kompetisi Liga amatir menjadi faktor utama pembentukan Persem berjalan ’’seadanya’’. Setelah seleksi perdana, 28 September lalu, praktis 32 pemain yang mendaftar hanya dua kali berkumpul kembali untuk menjalani latihan dan uji coba.

Setelah itu, mereka hanya diminta latihan sendiri di rumah untuk mempertahankan kondisi fisik agar tetap prima. Sehingga ketika tim pelatih sewaktu-waktu memanggilnya kembali untuk berkumpul, energi mereka tetap terjaga. ’’Seleksi dan pembentukan tim tetap jalan, cuman memang tidak seperti saat akan kompetisi,’’ terangnya.

Namun pria yang akrab disapa Ook ini memastikan, jika kompetisi sudah jelas, proses pembentukan tim akan langsung digeber. Bahkan tim pelatih yang dipimpin mantan gelandang Persik Kediri, Hariyanto juga sudah menyusun program persiapan matang yang akan disesuaikan dengan jadwal kompetisi musim 2021 nanti.

Nah, program tersebut nantinya juga bisa menjadi tawaran menarik dalam menggaet investor. Sehingga proses pembentukan tim bisa sejalan dalam mendukung Persem menjadi klub profesional dengan pengelolaan yang lebih modern. ’’Program pembinaan juga akan kami tawarkan ke investor selain faktor sejarah dan fanatisme pendukung,’’ tegasnya.

Saat ini, Askot PSSI tengah fokus menyusun legalitas badan hukum Persem menjadi perusahaan berbentuk Perseroan Terbatas (PT). Namun sebelum itu berjalan, Askot PSSI masih harus meminta restu peralihan status klub berjuluk Laskar Damarwulan tersebut ke Pemkot Mojokerto. Restu tersebut agar proses peralihan berjalan lancar tanpa tersangkut kasus hukum di kemudian hari. 

(mj/far/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya