alexametrics
Jumat, 23 Oct 2020
radarmojokerto
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Kasus Pencurian di Utara Sungai Kambuh Lagi, Sopir Truk Jadi Korban

15 Oktober 2020, 09: 30: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Sekual rekaman CCTV saat dua pelaku kabur mengendarai sepeda motor setelah mencuri tas milik korban dari ruang kemudi truk.

Sekual rekaman CCTV saat dua pelaku kabur mengendarai sepeda motor setelah mencuri tas milik korban dari ruang kemudi truk. (Adi/Radar Mojokerto)

GEDEG, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kasus pencurian terekam CCTV (closed circuit televison) terjadi di toko Hikmah 2, Jalan Raya Losari Timur Nomor 16, Dusun Losari Timur, Desa Sidoharjo, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Senin (12/10) lalu.

Pelaku berhasil membawa kabur tas berisi dompet dan dua handphone (HP) milik sopir truk. Bachtiar Fatoni, 34, pemilik toko Hikmah 2 menjelaskan kejadian ini berlangsung pukul 10.30. ”Itu kan lagi ramai-ramainya pembeli,” terangnya.

Tas tersebut milik sopir truk agen Mahameru dicuri pelaku dari sisi kanan pintu truk saat korban tengah menurunkan barang di toko Hikmah 2. Oni, sapaan Bachtiar Fatoni, menambahkan, pencurian ini berlangsung cepat.

”Karena fokus menurunkan barang, orangnya lupa mengunci pintu truk, kacanya juga tidak ditutup,” jelasnya. Baru setelah menyelesaikan transaksi orderan, korban mengetahui tasnya sudah tidak ada di tempat. Menyadari hal tersebut, korban lantas meminta Oni untuk mengecek CCTV. Dari rekaman CCTV, diketahui pelaku berjumlah dua orang. ”Yang satu sudah agak tua, satunya masih muda,” terangnya.

Kedua pelaku berboncengan mengendarai sepeda motor mirip Honda Beat warna hitam. Di rekaman tersebut terlihat satu pelaku membawa ransel, sedangkan satunya lengkap dengan masker dan helm. Oni menjelaskan, modus pencurian ini dilakukan setelah kedua pelaku berhenti di depan toko.

Satu orang pelaku turun di seberang jalan, lalu berjalan menghampiri pintu truk. Sambil mengamati situasi, pelaku langsung membuka pintu dan mengambil tas di dalamnya.  Sementara pelaku sedang melancarkan aksi, pelaku lain melajukan motor untuk berputar balik dan menghampiri pelaku.

Setelah itu keduanya langsung kabur. Oni mengaku kasus kejahatan serupa sudah sering terjadi di tempatnya. Dalam kurun waktu setahun terakhir, ia mengaku sudah tiga kali mengalami kejadian semacam ini. ”Wah sering (terjadi pencurian), dulu pernah ada ibu-ibu mencuri minyak goreng (migor), HP juga. Bahkan, sepeda motor saya juga pernah hilang,” terang Oni.

Saat ini korban sudah melaporkan kejadian ini ke Polsek Gedeg untuk ditindak lanjuti. ”Setelah kejadian kemarin korban langsung melapor ke Polsek Gedeg,” tandas Oni. (adi)

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya