alexametrics
Jumat, 23 Oct 2020
radarmojokerto
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Polisi Kerap Razia, Tak Kurang dari Satu Jam, 35 Pengendara Ditilang

15 Oktober 2020, 10: 30: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Petugas gabungan menggelar operasi protokol kesehatan dan keselamatan berlalu lintas di Jalan Brawijaya, Kelurahan Miji, Kecamatan Prajurit Kulon, kemarin.

Petugas gabungan menggelar operasi protokol kesehatan dan keselamatan berlalu lintas di Jalan Brawijaya, Kelurahan Miji, Kecamatan Prajurit Kulon, kemarin. (Khudori Aliandu/Radar Mojokerto)

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kepolisian terus melakukan penertiban truk yang masuk jalan protokol di jam larangan. Rabu (14/10) sedikitnya ada 35 pelanggar terjaring di Jalan Byawaijaya, Kecamatan Parjurit Kulon, Kota Mojokerto.

Seperti tidak mengenakan helm hingga truk roda enam ke atas menerobos rambu larangan masuk dalam kota. Pantauan Jawa Pos Radar Mojokerto, pelanggaran truk atau roda enam ke atas melintas jalan protokol memang cukup tinggi. Terbukti, tak kurang dari satu jam, puluhan truk terjaring razia.

KBO Satlantas Polres Mojokerto Ipda Karen menyatakan, sejauh ini tingkat kesadaran pengendara dalam tertib berlalu lintas masih rendah. ’’Meski sudah beberapa kali dilakukan razia, masih saja kami menemukan yang melanggar,’’ ungkapnya kemarin.

Tercatat, ada 35 pengendara ditilang petugas gabungan. Menurut Karen, angka pelanggaran ini tergolong masih tinggi. Apalagi, razia juga difokuskan pada kendaraan barang yang nekat masuk kota. Termasuk pelanggar yang kasat mata.

Semisal, tidak memakai helm, boncengan tiga, hingga kendaraan tidak sesuai spesifikasi teknis. Seperti memakai ban kecil dan protolan. ’’Sebanyak 35 pelanggar ini langsung kita tilang. Sebagai barang bukti kami sita 33 STNK dan 2 SIM. Pelanggaran didominasi melanggar rambu-rambu dan kasat mata,’’ tuturnya.

Kasatlantas Polresta Mojokerto AKP Fitria Wijayanti menambahkan, kendati razia gabungan getol dilakukan, namun tak membuat jera pengendara. Pengendara masih saja membandel dan melanggar UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

’’Makadari itu, beberapa hari kami getol melakukan operasi protokol kesehatan dan keselamatan berlalu lintas,’’ ungkapnya. Selain menekan pelanggaran dan mengajak tertib berlalu lintas, operasi ini sekaligus mengajak masyarakat disiplin saat berkativitas di luar rumah,dengan tetap memakai masker untuk menekan persebaran Covid-19.

’’Dua poin ini menjadi titik fokus operasi gabungan yang kami lakukan. Karena keselamatan berkendara dan disiplin protokol kesehatan menjadi yang utama di tengah pandemi,’’ tegasnya.

Khusus kendaraan roda enam ke atas, hingga kini seakan juga tak peduli dengan rambu larangan masuk kota siang hari ini. Yakni, pukul 06.00-18.00.

Padahal, rambu larangan itu jelas-jelas terpasang di Jalan Majapahit Selatan, tepatnya di depan SPBU Sooko Jalan R.A Basuni sebagai wilayah perbatasan Kota dan Kabupaten Mojokerto.

(mj/ori/ris/JPR)

 TOP