alexametrics
Selasa, 20 Oct 2020
radarmojokerto
Home > Mojokerto
icon featured
Mojokerto

Puluhan KPM di Trowulan Belum Cairkan BST

15 Oktober 2020, 07: 30: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

KPM di Kecamatan Trowulan mengantre menunggu giliran pencairan BST di pendapa kecamatan kemarin.

KPM di Kecamatan Trowulan mengantre menunggu giliran pencairan BST di pendapa kecamatan kemarin. (Martda/Radar Mojokerto)

TROWULAN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Giliran keluarga penerima manfaat (KPM) Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) Kemensos tahap VII kemarin (14/10).

Dari target 2.368 KPM, 97 di antaranya belum mengambil haknya. Banyaknya KPM yang datang sekitar 2.271 membuat proses pencarian bantuan berjubel.

Mereka harus mengantre demi mendapatkan bantuan senilai Rp 300 ribu per bulan itu. Penyaluran BST bagi warga terdampak Covid-19 ini berlangsung pukul 08.00 hingga 15.00. Namun, bagi KPM yang belum mengambil haknya mereka masih bisa mencairkan di hari berikutnya.

”Kalau mereka tidak bisa hadir, akan kami konfirmasi dulu. Setelah itu, keesokan harinya mereka bisa mengambil di kantor Pos,” kata Johana, Koordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mojokerto.

Johana menuturkan, KPM yang masih kesulitan untuk hadir mengambil bantuan tunai tersebut bisa diwakilkan. Sayaratnya, mereka harus hadir membawa surat kuasa dan pernyataan dibubuhi tanda tangan dan bermaterai.

”Ini merupakan upaya maksimal kami supaya hak mereka dapat diambil. Karena kalau nanti tidak diambil, akan kembali ke kas negara,” terangnya.

Dia menambahkan, BST program Kemensos bersama kantor Pos ini tidak memiliki masa kedaluwarsa. Pasalnya, KPM yang tak bisa mengambil haknya di tahap sebelumnya, dapat mengambil BST di tahap berikutnya.

”Yang bulan lalu (tahap VI, Red) belum bisa ambil BST, bisa ambil hari ini (kemarin, Red). Kita rekap dulu di tingkat kecamatan, lalu nanti ada feed back-nya,” imbuh Johan.

Dia memastikan, KPM penerima BST Kemensos ini bukan  penerima bantuan ganda. Lantaran, data KPM tersebut berdasarkan DTSK (data terpadu kesejahteraan sosial) dari Kemensos.

”Bisa dipastikan KPM ini tidak menerima bantuan ganda. Kita lacak NIK (nomor induk kependudukan) mereka dan di padukan dengan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Mojokerto untuk dipastikan ganda tidaknya (menerima bantuan, Red),” tegasnya.

Rencananya, lanjut dia, penyaluran BST ini bakal berlanjut hingga Jumat (16/10) besok, dan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 15.00. ”Penyaluran tahap VII ini kami  jadwalkan sampai Jumat. Besok (hari ini, Red), kami salurkan BST untuk Kecamatan Mojosari, Puri, dan Ngoro,” tandasnya. (vad)

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya