alexametrics
Jumat, 23 Oct 2020
radarmojokerto
Home > Ekonomi
icon featured
Ekonomi

Harga Tomat Merosot, Hanya Rp 750 Per Kilogram

13 Oktober 2020, 15: 30: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Harga tomat yang biasanya seharga Rp 3 ribu, kini hanya Rp 750 per kilogram. Harga itu tak sebanding dengan biaya tanam yang sangat tinggi.

Harga tomat yang biasanya seharga Rp 3 ribu, kini hanya Rp 750 per kilogram. Harga itu tak sebanding dengan biaya tanam yang sangat tinggi. (Arini for Radar Mojokerto)

PACET, Jawa Pos Radar Mojokerto – Harga tomat di pasaran tengah memburuk. Di saat normal, tomat yang semula laku Rp 3 ribu per kilogram, kini hanya Rp 750 per kilogram.

’’Satu peti isinya sekitar 60 kilogram. Itu harganya cuma Rp 40 ribu. Jadi perkilonya tidak ada seribu,’’ ungkap Lazim, 66, petani tomat di Desa Pandanarum, Kecamatan Pacet, kemarin.

Dengan harga yang murah pun masih banyak hasil panen yang tidak terjual. Hingga, Lazim sempat membagikan hasil panennya ke sejumlah orang yang tengah lewat di jalan sekitar sawahnya.

Padahal, kata Lazim, petani tomat memprediksi, bulan ini akan mendapat untung besar atas hasil panen tomat di ladangnya. Namun, kenyataannya justru berbanding terbalik.

Meski merosot, namun produksi tomat meningkat pesat. Pada kondisi normal, setiap pohon biasanya hanya menghasilkan dua kilogram atau sekitar 50 buah. Sedangkan, kini bisa mencapai 3 kilogram hingga 4 kilogram. Karena perawatan yang baik juga kebutuhan irigasi tomat selalu tercukupi.

Melimpahnya hasil produksi tak sebanding dengan kebutuhan pasar. Saat ini, di kawasan Pacet, banyak petani yang beralih menanam tomat dibanding padi. Alasannya, serangan hama wereng kerap menjadi kendala saat menanam padi.

’’Pokoknya sekarang petani hancur. Yang menanam padi, terserang hama penyakit, sedangkan yang panennya melimpah harganya turun,’’ tandas petani tomat lumina dan betavila itu. (rin)

(mj/ron/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya