alexametrics
Jumat, 27 Nov 2020
radarmojokerto
Home > Mojokerto
icon featured
Mojokerto

Tinggal Rapikan Rambu dan Sinyal

06 Oktober 2020, 11: 10: 59 WIB | editor : Imron Arlado

Jawa Pos Radar Mojokerto

SEGERA BEROPERASI: Sejumlah pekerja merapikan rel ganda kereta api di Stasiun Mojokerto, Senin (5/10). (sofankurniawan/radarmojokerto.id)

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto - Lebih dari setahun berjalan, pengerjaan double track atau jalur ganda kereta api di Mojokerto mendekati rampung. Bahkan, rel tambahan ini segera diuji coba sebelum resmi dioperasikan bulan ini.

Terhitung setahun berjalan, proyek double track lingkar tengah pulau Jawa yang melintasi Mojokerto terus diselesaikan PT KAI. Dimulai dari KM 65+412 atau Stasiun Curah Malang Jombang, proyek pembangunan rel ganda ini telah menyentuh di KM 56+500 atau tepatnya di Stasiun Mojokerto. Sejumlah pekerjaan sudah menapaki finishing.

Kepala Stasiun Mojokerto Agus Muljono mengatakan, jalur ganda khusus transportasi masal ini akan segera diujicobakan. Jika tidak ada aral melintang, 20 Oktober nanti jalur ganda akan diuji sebelum resmi beroperasi. Test case dilakukan untuk mengukur efektivitas rel yang dibangun sebelum benar-benar dioperasikan untuk dilewati kereta penumpang maupun barang.

Sebelum diresmikan, penyempurnaan pekerjaan terus dikebut PT KAI. Waktu siang-malam dikejar PT KAI agar jalur baru ini benar-benar efektif dilalui. Khususnya di titik perlintasan palang pintu jalan protokol. Mulai dari Jalan Gajah Mada, Majapahit, dan Brawijaya. Di mana, rambu-rambu hingga sinyal harus dipastikan berfungsi dengan baik. Sehingga tidak sampai mengganggu konsentrasi jalan di jam-jam tertentu. ’’Tinggal merapikan saja,’’ tandasnya.

Agus menegaskan kepada masyarakat dan pengendara agar lebih berhati-hati saat melewati jalur perlintasan kereta api. Pasalnya, jadwal kereta ke depan semakin padat dengan diaktifkannya jalur dua arah itu.

Bahkan kepadatan bisa sampai dua kali lipat seiring penambahan jadwal kereta baik yang datang maupun pergi dari dan menuju stasiun Mojokerto. ’’Supaya masyarakat agar berhati-hati karena akan ada dua kereta yang melintas secara bersamaan. Kalau dulu crossing-nya di stasiun, namun dengan adanya jalur ganda, sewaktu-waktu bisa terjadi crossing,’’ tambahnya.

(mj/far/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya