alexametrics
Minggu, 26 Sep 2021
radarmojokerto
Home > Mojopedia
icon featured
Mojopedia
Riwayat Comboran Mojokerto (2-habis)

Tujuan Luar Kota Harus Estafet

01 Oktober 2020, 15: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Kusir delman trayek Mojokerto-Sidoarjo menunggu penumpang di Stasiun Sidoarjo kisaran tahun 1904.

Kusir delman trayek Mojokerto-Sidoarjo menunggu penumpang di Stasiun Sidoarjo kisaran tahun 1904. (Dok KITLV)

DELMAN adalah alat transportasi ringan yang memanfaatkan kuda untuk menarik kereta. Karena itu, jarak tempuh dokar menjadi terbatas. Sehingga, untuk bisa menempuh perjalanan jauh, maka penumpang harus estafet dengan transportasi lainnya.

Ayuhanafiq menjelaskan, kemampuan dokar dalam satu kali perjananan kurang lebih hanya 10 kilometer. Untuk bisa melanjutkan perjalanan, maka kusir harus mengistirahatkan kuda dan memberi asupan tenaga sebelum berjalan lagi.

’’Karena itu, Comboran Mojokerto hanya melayani penumpang dengan jalur yang beredekatan,’’ imbuhnya. Sehingga, bagi penumpang yang bertujuan ke luar kota, kusir akan mengantar dengan batas radius yang telah ditentukan.

Baca juga: Dewan Minta Daerah Diberi Kewenangan Pengawasan Galian

Disebutkan Yuhan, untuk perjalanan ke arah selatan, jarak tempuh dokar comboran hanya sampai di Desa Brangkal, Kecamatan Sooko. Sementara ke arah timur, batas akhir sampai di Desa/Kecamatan Bangsal.

Pun demikian dengan rute arah utara dan barat, kereta kuda hanya mampu mengantar penumpang sampai di Desa Perning, Kecamatan Jetis dan Desa/Kecamatan Gedeg. ’’Karena jaraknya pendek, maka penumpang yang bepergian jauh harus estafet,’’ ulas Alumnus Universitas Islam Majapahit (Unim)

Karena itu, di masing-masing batas tempuh dokar Comboran Mojokero tersebut, terdapat angkutan delman lain yang menunggu. Di pemberhentian Brangkal misalnya, penumpang bisa pindah dan melanjutkan perjalanan hingga menuju Jombang.

’’Karena ada dokar jurusan Brangkal-Mojoagung. Penumpang juga bisa oper lagi dengan dokar trayek Mojoagung-Jombang,’’ tandasnya.

Dia mengatakan, di setiap pangkalan dokar tersebut juga kerap disebut comboran. Umpamanya di Brangkal, comboran ada di dekat kantor kecamatan lama.

Di wilayah Kabupaten Mojokerto, di antaranya terdapat Comboran Brangkal yang dulu berada di simpang tiga Brangkal. Selain itu juga ada comboran di Mojosari, Dlanggu, Kutorejo, Pugeran, Gedeg dan wilayah kecamatan lainnya.

Namun, imbuh dia, istilah comboran di Mojokerto perlahan mulai tenggelam. Menurutnya, kondisi tersebut tidak lepas setelah transportasi tradisional dokar sudah mulai tersisih dengan angkutan umum modern.

Meski beberapa masih dijumpai, tetapi delman sudah tidak lagi menjadi sarana angkutan publik. Melainkan telah berubah fungsi menjadi sarana rekreasi dan wisata. (ram)

(mj/ram/ris/JPR)

 TOP