alexametrics
Jumat, 23 Oct 2020
radarmojokerto
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

Srikandi Majapahit Tak Tertandingi

15 September 2020, 13: 00: 59 WIB | editor : Imron Arlado

Jawa Pos Radar Mojokerto

JUARA BERUNTUN: Pemain Srikandi Majapahit (merah) meladeni permainan Madiun Putri saat turun di turnamen Trofeo Majapahit di Stadion Gajah Mada Mojosari, Sabtu (13/9). (wahyu agung for JPRM)

MOJOSARI, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kekuatan Srikandi Majapahit selama masa pandemi Covid-19 seolah tak ada yang menandingi. Dua kali menggelar turnamen persahabatan bertajuk Trofeo Majapahit, Cici Santika dkk sukses menjadi juara.

Sabtu (13/9), status juara beruntun itu berhasil mereka rebut setelah memenangkan dua kali pertandingan melawan Lamongan Putri dan Madiun Putri. Bahkan, anak asuh Heru Setiawan dan Ferry Winarko ini berhasil menang dengan skor telak. Yakni 7-0 saat meladeni Madiun dan 2-0 saat menantang Lamongan.

Hasil itu pun menjadi modal bagi puluhan pemain yang direkrut empat tim luar daerah sebelum turun di turnamen Piala Kartini, Oktober mendatang. Kemenangan pertama ditorehkan Srikandi berkat tujuh gol yang dilesakkan empat pemain utama. Yakni Ega di menit ke-7, Cici Santika di menit ke-11, 19, 22, 27, lalu Sephia di menit ke-15, dan Armita di menit ke-25.

Sedangkan, kemenangan kedua diraih saat meladeni Lamongan Putri yang juga banyak diisi pemain jebolan Srikandi. Dua gol disumbangkan dua pemain andalannya, yakni Sephia di menit ke-27, serta Cici Santika yang menyusul dua menit kemudian.

Sekretaris manajemen Srikandi Majapahit, Alfiyah Berliyana saat dikonfirmasi mengakui, kemampuan anak asuhnya meningkat selama masa pandemi. Meski tidak banyak kompetisi atau turnamen resmi yang diikuti, namun Cici Santika tetap konsisten dalam mengembangkan kualitas skill-nya.

Terbukti, dua kali menggelar turnamen persahabatan dengan mengundang sejumlah tim daerah di Jatim, kemampuan 25 pemain tak ada yang mampu menandingi. ’’Kami beruntung mental anak-anak tak banyak terpengaruh oleh situasi pandemi. Sehingga program latihan tetap bisa berjalan meski tanpa mengikuti kompetisi,’’ terangnya.

Alfiyah menambahkan, hasil ini juga sangat penting bagi 21 anak asuhnya yang saat ini bersiap mengikuti turnamen Piala Kartini bersama tim lain. Modal positif itu diyakini mampu menumbuhkan semangat juang pemain saat turun di persaingan sengit turnamen tahunan tersebut. Sehingga tim yang merekrutnya terpuaskan dengan kemampuan yang dimiliki. ’’Setidaknya optimisme anak-anak bisa jadi bekal saat turun di Piala Kartini,’’ pungkasnya.

(mj/far/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya