alexametrics
Jumat, 23 Oct 2020
radarmojokerto
Home > Sambel Wader
icon featured
Sambel Wader
AKP Fitria Wijayanti

Polwan Indonesia Adalah Kebanggaan

07 September 2020, 20: 30: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Kasatlantas Polresta Mojokerto AKP Fitria Wijayanti, siap mengabdi dan melayani masyarakat.

Kasatlantas Polresta Mojokerto AKP Fitria Wijayanti, siap mengabdi dan melayani masyarakat. (Khudori Aliandu/Radar Mojokerto)

Mendapat kesempatan sebagai perempuan karir adalah anugerah terbesar bagi Kasatlantas Polresta Mojokerto AKP Fitria Wijayanti, S.I.K.

Sebab, seiring zaman, wanita sekarang kebanyakan memiliki impian yang besar. Di era modernisasi, pemikiran kaum hawa saat ini menjadi lebih modern. Sebagai pengabdi negara, Fitria dikenala merupakan sosok yang tangguh.

Tidak hanya bertanggung jawab di lingkungan keluarga, melainkan juga dalam misi menjaga keamanaan dan mengayomi masyarakat Indonesia. ’’Alhamdulillah saya sangat bersyukur dengan amanah menjadi wanita karir. Tentunya membuat saya menjadi wanita mandiri,’’ ungkap perempuan kelahiran Jambi 17 Mei 1988 ini.

Dia menuturkan, wanita karir itu bukti dari bagian kesetaraan gender. Bukan hanya pria yang bisa bekerja di ruang publik, melainkan wanita juga memiliki kemampuan dan kualitas yang mumpuni. Saat ini, hal itu sudah dibuktikan Fitria.

Dengan berkarir, dirinya tidak ingin lagi didiskriminasi oleh sentimen masyarakat yang menganggap bahwa pria adalah pemimpin. Sedangkan wanita sebatas pengikut. Sehingga dengan diberikannya amanah pada jabatan strategis padanya saat ini membuat Fitria bisa berbagi.

Lebih bisa menjadi perempuan sejati dan bermanfat bagi sesama. ’’Saya bisa membantu banyak orang, bermanfaat untuk masyarakat dan membuat ibadah lebih baik,’’ ujarnya seraya bersyukur.

Menjadi career woman adalah impian. Rasa haru dan bangga sudah tentu. Namun, lanjut Fitri, membanggakan diri tanpa terus menggali dan memaksimalkan potensi tentunya tidak dibenarkan.

Menjadi wanita karir harus dapat melatih skill dan kemandirian. Apalagi, wanita saat ini juga dituntut untuk bisa mandiri dan handal dalam menjalankan perannya masing-masing.

Dengan kian banyaknya sosok perempuan yang sukses di institusi Polri, menjadi bukti keseriusan kepolisian dalam upaya penyetaraan. Hal ini seiring dengan dukungan dari organisasi Polri yang hingga kini pimpinan selalu memberikan ruang kepada polwan (polisi wanita) untuk bisa berprestasi dan berkompetisi dengan polka (polisi laki-laki).

’’Saya bangga menjadi wanita Indonesia. Saya bangga menjadi bagian dari polisi wanita Indonesia,’’ tegasnya. Termasuk, memiliki penghasilan sendiri juga menjadi hal yang istimewa. Sebab, dirinya tak harus membuat pusing suami meski sekadar uang make-up dan belanja.

Kiprah menjadi polwan tentu tidak lepas dari doa restu orang tua dan dukungan suami (Jingga Novriyanto Putra) yang juga seorang anggota Polri. Sehingga menjadi seorang ibu dan wanita karir membuat Alumni Akpol 2010 Detasemen Dharma Ksatria ini, juga harus bisa menjadi perempuan yang tangguh dan multitalenta.

Fitri harus bisa memainkan peran dengan tepat, seimbang dan pada waktunya. Seiring dengan itu, profesionalitas sebagai perwira Polri, dipastikan tidak akan mengurangi tanggung jawab dan perannya di rumah sebagai ibu rumah tangga pada umumnya.

Quality time untuk keluarga pun tak pernah dilewatkan. ’’Alhamdulilah selama ini karir dan keluarga berjalan seimbang. Dukungan dan pengertian dari suami juga menjadi hal penting,’’ tuturnya. 

(mj/ori/ris/JPR)

 TOP