alexametrics
Rabu, 30 Sep 2020
radarmojokerto
Home > Mojokerto
icon featured
Mojokerto

RSUD Prof dr Soekandar Normal Baru, Ruang Operasi Kembali Normal

14 Agustus 2020, 07: 35: 59 WIB | editor : Imron Arlado

Jawa Pos Radar Mojokerto

Tim medis RSUD Prof dr Soekandar Mojosari saat memberikan pelayanan. (Rizal Amrullah/Radar Mojokerto)

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto - Tempat layanan operasi di RSUD Prof dr Soekandar Mojosari normal kembali sejak Senin (3/8). Layanan ini dibuka setelah 14 orang tenaga kesehatan bagian layanan kamar operasi dinyatakan negatif Covid-19.

Direktur RSUD Prof dr Soekandar dr Djalu Naskutub mengatakan, ruang kamar operasi RSUD Prof dr Soekandar mulai beraktivitas kembali seperti biasanya setelah 14 tenaga medis di instalasi bedah sentral tersebut dinyatakan negatif, Kamis (13/8). ’’Alhamduillah, tes swab yang terakhir menyatakan hasilnya negatif,’’  katanya.

Pihaknya memulai kembali aktivitas tersebut dengan lebih ketat dalam menerapkan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penularan Covid-19. Rumah sakit sebagai fasilitas pelayanan kesehatan mendukung protokol kesehatan tersebut melengkapi tenaga kesehatan dengan APD sesuai standar, pemeriksaan Covid-19 secara berkala ke tenaga kesehatan.

Selanjutnya  sterilisasi ruangan dengan desinfektan dan UV di setiap ruangan setelah selesai pelayanan. Sehingga, masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan tidak perlu khawatir untuk berobat ke rumah sakit.

Termasuk dalam kondisi pandemi Covid-19 yang kita hadapi saat ini, rumah sakit tidak hanya bertugas melayani masyarakat yang diduga mengalami sakit terkait Covid-19. Tapi, banyak juga kasus lain yang dialami pasien ketika  membutuhkan pertolongan. RS tetap harus siap melayani baik pasien Covid-19 maupun pasien lain yang membutuhkan pertolongan.

’’Oleh karena itu, RS perlu mengondisikan agar tetap dapat melayani pasien secara aman dan berkualitas. Intinya, kami  tetap menyediakan pelayanan kesehatan yang aman, nyaman dan berkualitas untuk masyarakat di dalam berbagai situasi,’’ katanya.

Untuk memastikan rumah sakit aman, pihaknya telah menjalankan langkah-langkah mitigasi untuk menekan risiko transmisi penularan Covid-19. Dijelaskan dia, langkah ini bertujuan agar RS dapat menjalankan fungsinya secara optimal. Dengan tetap memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang membutuhkan. Termasuk memisahkan ruang kamar operasi khusus pasien Covid-19 dengan pasien non-Covid-19.

Melengkapi Ruang isolasi khusus Covid-19 dengan hepafilter bertekanan negatif di beberapa unit dan ruang rawat inap antara lain, ruang isolasi khusus (Ruang Mataram), ruang anak (Ruang Blambangan), ruang obstestri dan ginekologi (ponek), ruang bedah (Ruang Kahuripan), ruang intensive care unit (ICU) dan ruang unit hemodialisis (HD).

’’Harapannya, tidak terjadi penurunan kualitas dan kapasitas RS dalam melayani pasien yang membutuhkan pertolongan,”ungkap Djalu. Ia berterima kasih ke semua pihak yang telah bekerja sama, terutama kepada Pemerintah Kabupaten Mojokerto dan Gugus Tugas Covid-19 kabupaten Mojokerto, yang mendukung penuh dan membantu  RSUD Prof dr Soekandar sebagai RS Rujukan Covid-19, dalam upaya memberikan pelayanan kepada masyarakat. (bas/ris)

(mj/ram/ron/JPR)

 TOP