alexametrics
Rabu, 30 Sep 2020
radarmojokerto
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Tower Bersama Terancam Disegel

12 Agustus 2020, 12: 15: 59 WIB | editor : Imron Arlado

Jawa Pos Radar Mojokerto

BELUM DISIKAPI: Tower bersama di Desa Bandung, Kecamatan Gedeg terancam disegel Satpol PP Kabupaten Mojokerto. (Shalihin/radarmojokerto.id)

GEDEG, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pendirian tower telekomunikasi diduga ilegal di Desa Bandung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto terancam disegel. Sebab, hingga saat ini berdirinya tower bersama itu belum mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB). Namun, pengelola disinyalir tetap melanjutkan pembangunan dengan memasang sejumlah instalasi jaringan tower yang sudah berdiri setinggi 50 meter tersebut.

Pemasangan sejumlah instalasi itu diketahui berlangsung selama dua hari, yakni pada Jumat dan Sabtu (7-8/8). ”Entah masang apa lagi. Tapi, yang jelas ada beberapa orang yang naik ke tower itu. Seperti masang kabel,” ungkap warga setempat, Selasa (11/8).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Mojokerto, Abdulloh Muhtar menegaskan, pembangunan tower tersebut sejauh ini memang belum mengantongi izin. ”Sampai sekarang belum ada izinnya,” katanya. Sementara itu, Kasatpol PP Kabupaten Mojokerto Noerhono mengungkapan, setidaknya pada Senin (20/7) lalu, pihaknya sudah menerjunkan tim penyidik satpol PP ke lapangan untuk mengumpulkan data berdirinya tower diduga ilegal itu. Dengan memeriksa pemilik lahan dan menggali keterangan kepala desa setempat.

Hasilnya, tower itu diduga milik Tower Bersama Grup (TBG) yang sudah mengontrak lahan kepada Mardianto, warga setempat, selama 10 tahun.  Hanya, Noerhono mengaku pihaknya gagal menemui pemilik tower, dengan alasan tidak ada ditempat. Namun, hingga kini pihaknya masih belum menindaklanjuti hasil penyelidikan. ”Yang kita tangani kan banyak, tidak itu aja. Apalagi, sekarang ini Agustusan banyak kegiatan,” katanya. Meski demikian, dirinya berjanji, dalam waktu dekat ini akan menurunkan tim kembali. Serta melayangkan surat teguran pertama hingga ketiga. Dan jika teguran itu tidak diindahkan, satpol akan langsung melakukan penyegelan tower. ”Kalau tidak ada IMB-nya akan kita segel,” tandasnya.

(mj/ris/ron/JPR)

 TOP