alexametrics
Rabu, 30 Sep 2020
radarmojokerto
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Cuitan Gaji Ke-13, ASN Ini Mendadak Hilang

05 Agustus 2020, 11: 20: 59 WIB | editor : Imron Arlado

Jawa Pos Radar Mojokerto

Salah satu cuitan akun Wida's Cookies yang menghujat pemerintah. (Rizalamrullah/radarmojokerto.id)

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Jejaring media sosial (medsos) twitter sempat viral cuitan dari pemilik akun yang diduga warga Kota Mojokerto. Dalam kicauan akun bernama @widacookies itu menyindir tentang belum cairnya gaji ke-13.

Meski kini akun telah dinonaktifkan dan seluruh unggahan telah dihapus, namun jejak digital dari hasil screenshoot dari cuitan nyinyir ke pemerintah pusat itu masih beredar di dunia maya. Baik kicauan yang mencatut nama Menteri Keuangan (Mekneu) Sri Mulyani Indrawati maupun sindirian soal utang pemerintah ke Tiongkok.

Dari unggahan gaji ke-13 tersebut, maka sejumlah netizen menilai bahwa pemilik akun adalah seorang ASN yang berdinas sebagai guru. Beberapa akun twitter lainnya juga sempat menelusuri alamat dari @widacookies. Hasilnya, pemilik akun ditengarai bernama Ida Widyawati yang merupakan seorang pelaku usaha kue onde-onde yang beralamat di Jalan Raya Pangrango, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

SEPI: Suasana di Jalan Pangrango Raya, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

SEPI: Suasana di Jalan Pangrango Raya, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Dikonfirmasi terkait hal itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Mojokerto Endri Agus Subianto mengaku jika pihaknya telah mengantongi laporan cuitan yang viralnya tentang gaji ke-13 itu. Namun, dia membantah jika pemilik akun tersebut merupakan ASN dari Pemkot Mojokerto. ’’Karena sudah saya cek, tapi nama itu (Ida Widyawati) tidak ada,’’ ulasnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Mojokerto Amin Wachid juga mengamini hal tersebut. Pihaknya juga memastikan jika tidak ada ASN guru yang memiliki nama Ida Widyawati yang diduga sebagai pengunggah cuitan di akun @widacookies. ’’Sudah kami cek di data (guru kota), tapi nihil,’’ imbuhnya.

Tak hanya itu, untuk memastikannya, dispendik juga sempat menelusuri alamat dari Wida’s Cookis di Jalan Raya Pangrango 12, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari. Namun, dari informasi yang diperolehnya, pemilik usaha onde-onde itu juga tak ditemukan. ’’Sudah kami cari, baik di alamat rumah dan sekolah-sekolah juga tidak ada. Apakah memang sudah pindah, kami tidak tahu,’’ tandasnya.

Jawa Pos Radar Mojokerto juga mencoba untuk mengecek kediaman dari akun @widacookies. Namun, berdasarkan alamat sesuai dengan tangkapan layar yag viral di media sosial tidak ditemukan.

Sementara itu, Camat Magersari Bambang Mujiono menambahkan, dirinya belum mendapatkan informasi terkait dugaan salah seorang warganya yang mengunggah cuitan nyiyir ke pemerintah pusat. ’’Saya baru dengar ini malahan. Coba nanti saya cek dulu,’’ ungkapnya.

(mj/ram/ron/JPR)

 TOP