alexametrics
Rabu, 30 Sep 2020
radarmojokerto
Home > Mojokerto
icon featured
Mojokerto
Polemik Anggaran Covid-19

Rujuk Pasien, Puskesmas Harus Sertakan Makanan

03 Agustus 2020, 11: 00: 59 WIB | editor : Imron Arlado

Jawa Pos Radar Mojokerto

makanan dan minuman yang disajikan ke pasien dan tenaga medis hanya setara dengan pasien BPJS kelas III. (imronarlado/radarmojokerto.id)

Puskesmas Gondang telah memasang persyaratan merujuk pasien confirm asimtomatik (OTG) ke seluruh Puskesmas di Kabupaten Mojokerto. Surat itu, ditandatangani kepala Puskesmas Gondang drg. Rosa Priminita dan penanggungjawab rumah isolasi, dr. Irsyad Herminofa dan lengkap dengan stempel UPT Puskesmas.

Dalam pengumuman itu terdapat 13 poin persyaratan bagi puskesmas yang hendak merujuk pasien OTG ke Gondang. Yakni, surat rujukan, lembar skrining Covid-19, hasil swab, dan fotokopi KTP.

Selain itu, puskesmas ini juga memasang syarat yang unik. Di antaranya, bagi puskesmas pengirim pasien harus menyertakan peralatan mandi, peralatan cuci pakaian, masker, prebiotik dan madu, perlengkapan mandi, air minel untuk satu minggu, makanan atau lauk pauk yang tak mudah basi, dan tanpa penunggu keluarga. ’’Karena tidak ada anggaran. Maka, ini dianggap solusi,’’ ungkap salah satu nakes kepada Jawa Pos Radar Mojokerto.

Dikonfirmasi atas menyebarnya pengumuman ini, Kepala Puskesmas Gondang drg. Rosa Priminita menyebut jika pengumuman itu sudah tak berlaku. ’’Itu sudah direvisi,’’ ujarnya melalui pesan singkat.

Rosa pun mengirimkan pengumuman terbaru itu. Dan, sejumlah poin telah dihapus. Di antaranya, menyangkut kebutuhan makan dan minum pasien. ’’Kalau soal anggaran, monggo ditanyakan ke dinkes. Beliau yang berhak menjawab. Kami hanya merawat pasien saja,’’ katanya singkat.

Pengumuman terbaru yang dikeluarkan Puskesmas Gondang tersebut cukup janggal. Di pengumuman ini tak ada stempel, tanda tangan pejabat dan penanggung jawab, hingga syarat administrasi lainnya. Berbeda dengan pengumuman pertama yang sangat detail. Bahkan, lengkap dengan kop surat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto dr. Sujatmiko belum berhasil dikonfirmasi atas munculnya polemik ini. Namun, Kabid Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinkes Kesehatan Eka Setiawan memastikan telah memberikan jaminan makan hingga tiga kali sehari. ’’Saya jamin. Tapi, kalau peralatan mandi dan lain-lain, memang iya. Coba nanti saya cek lagi,’’ katanya.

Menu yang dinikmati pasien, juga tak berbeda dengan petugas yang melakukan perawatan. ’’Tapi spesifikasinya saya kurang tahu. Saya lihatnya besok,’’ imbuh Eka.

Terkait dengan anggaran di Puskesmas Gondang yang dikabarkan tak di-support oleh pemda,  dibantahnya. ’’Memang, dulu waktu awal pembukaan puskesmas jadi rumah karantina masih belum ada support anggaran. Karena masih pengajuan. Itu hanya satu dua hari saja kok. Tapi sekarang aturan itu sudah tidak berlaku lagi. Semua sudah difasilitasi oleh dinas kesehatan dan gugus tugas,’’ tegas dia.

(mj/far/ron/JPR)

 TOP