alexametrics
Jumat, 07 Aug 2020
radarmojokerto
Home > Lifestyle
icon featured
Lifestyle

Masker Outfit: Stylish, Healthy, and Comfortable

01 Agustus 2020, 11: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Pemakaian masker outfif yang sehat, nyaman, namun stylish.

Pemakaian masker outfif yang sehat, nyaman, namun stylish. (Farisma Romawan/Radar Mojokerto)

Masker masih menjadi benda yang selalu dikenakan banyak orang di masa pandemi Covid-19 seperti ini. Tidak sekadar dikenakan biasa, masker kini juga sudah banyak dimodifikasi untuk memenuhi gaya hidup sesuai selera pemakainya.

Bahkan, sejumlah produk terkemuka pun turut memproduksi masker stylish yang sebagai salah satu outfit penggunanya. Salah satunya adalah masker berbahan leather yang tengah booming di kalangan milenial beberapa bulan terakhir.

Masker wajah berbahan kulit buatan ini dinilai cukup matching jika dikenakan dengan beberapa jenis busana tertentu. Bahkan, sejumlah desainer busana terkemuka pun turut merancang masker berbahan leather.

Termasuk Diana M Putri, desainer internasional kelahiran Mojokerto yang tak henti-hentinya merancang dan memproduksi masker wajah leather layaknya outfit untuk pesta hingga acara resmi. Dengan memadukan warna kain dan manik-manik, karya desainer langganan penyanyi Ariana Grande ini cukup banyak diminati artis-artis top Indonesia.

Hal ini pun turut memacu sejumlah perusahaan garment turut memproduksi masker dalam jumlah besar. Bahkan, beberapa masker leather juga dinamai dengan produk busana terkemuka. Oktavia Candra, reseller masker outfit asal Kecamatan Gedeg mengaku jenis leather cukup banyak diminati kalangan wanita, khususnya pekerja karir. 

Tuntutan tetap stylish di masa pandemi tak dipungkiri sebagai alasan utama mereka mengenakan masker berbahan kulit sintetis. Bagi mereka, bahan jenis leather memang sangat cocok dan pas dikenakan di wajah. Termasuk juga warna-warni kain leather yang dianggap tidak terlalu mencolok dan sangat pas dipadu dengan outfit resmi.

’’Warnanya ada yang kuning langsat, biru navy, hitam, dan cokelat. Nggak kontras kalau dipake dengan seragam kantor maupun baju santai,’’ terangnya. Meski tampak beda, Via mengaku masker outfit tetap memperhatikan unsur kenyamanan (comfortable), dan kesehatan (healthy).

Bahkan, penggunanya dijamin tidak akan kesulitan bernapas atau ngap saat memakai. ’’Ada lubang dan ada kain filter yang bisa diganti dengan tisu,’’ tambahnya. Dari segi harga memang cukup mahal ketimbang masker scuba atau masker kain biasanya, yakni antara Rp 50 ribu sampai Rp 250 ribu.

Namun, masker jenis ini dianggap cukup awet dan gampang dirawat ketimbang masker biasa. ’’Dua bulan sekali masker bisa dicuci dan diganti filternya. Itupun nyucinya nggak usah dikucek, cukup ditaruh di mesin cuci saja,’’ pungkasnya. 

(mj/far/ris/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia