alexametrics
Jumat, 07 Aug 2020
radarmojokerto
Home > Mojokerto
icon featured
Mojokerto

Sekolah Ditarget Tuntaskan Kurikulum Selama Pembelajaran Daring

01 Agustus 2020, 10: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Siswa menunjukkan kartu perdana untuk pembelajaran daring saat launching bantuan paket data internet di Pemkot Mojokerto, Rabu (22/7) lalu.

Siswa menunjukkan kartu perdana untuk pembelajaran daring saat launching bantuan paket data internet di Pemkot Mojokerto, Rabu (22/7) lalu. (Sofan Kurniawan/Radar Mojokerto)

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Bantuan paket data internet telah tuntas disalurkan kepada 15.609 siswa SD dan SMP Negeri di Kota Mojokerto.

Mulai besok (1/8) subscriber identity module (SIM) card tersebut mulai diaktifkan. Dengan tersalurnya bantuan tersebut, sekolah dituntut untuk bisa menuntaskan kurikulum selama pembelajaran dalam jaringan (daring) berlangsung.

Wali Kota Ika Puspitasari mengatakan, pendistribusian paket data sudah dilakukan masing-masing sekolah sejak 29-30 Juli kemarin. Bantuan tersebut menyasar 15.609 peserta didik. Perinciannya, sebanyak 9.226 siswa di jenjang SDN dan 6.383 siswa di bangku SMPN. ’’Pembagian sudah berjalan sejak kemarin, sekarang sudah selesai,’’ terangnya.

Menurutnya, penyaluran sim card atau kartu perdana diberikan sekolah kepada wali murid dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. Ning Ita, sapaan akrab wali kota menyebutkan, bantuan paket data tersebut mulai bisa digunakan untuk koneksi internet per 1 Agustus besok.

Pada tahap awal itu, akan dilakukan tahap uji coba lebih dulu sebelum benar-benar aktif digunakan pembelajaran daring per Senin (3/8) nanti. ’’Setelah trial, nanti perlu kami lihat lagi hari Senin bagaimana,’’ tandasnya.

Orang nomor satu di lingkup Pemkot Mojokerto ini menyatakan, pihaknya akan melakukan pemantauan langsung pelaksanaan pembelajaran online di hari pertama menggunakan sim card itu.

Selain untuk memetakan jangkauan internet, juga sekaligus melihat kesiapan sekolah-sekolah dalam memberikan materi pembelajaran. ’’Apakah semuanya sudah siap menyiapkan video-video tutorial dan materi pembelajaran,’’ paparnya.

Disebutkan Ning Ita, metode pembelajaran daring harus disesuaikan dengan tingkat kelas maupun jenjang sekolah. Hal itu harus dilakukan oleh para guru agar anak tidak kesulitan selama pembelajaran jarak jauh berlangsung.

Sehingga masing-masing pengajar harus mengelompokkan siswa berdasarkan kelompok usia tertentu. ’’Karena usia itu menentukan bagaimana cara tangkap anak terhadap materi yang diberikan oleh para pengajar,’’ jelasnya.

Meski pembelajaran dilakukan tanpa tatap muka, namun wali kota tetap menargetkan sekolah untuk mampu menuntaskan kurikulum. Pasalnya, sebut Ning Ita, ketuntasan kurikulum tersebut menjadi salah satu standar pelayanan minimal (SPM) di bidang pendidikan.

’’Kami tidak ingin ketika pandemi berakhir nanti kualitas pendidikan menjadi turun. Karena SPM-SPM di bidang pendidikan, khususnya ketuntasan kurikulum tidak bisa dicapai oleh sekolah-sekolah,’’ paparnya.

Menurut dia, selama pelaksanaan pembelajaran online, sekolah-sekolah di-back up Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) untuk menyediakan hosting untuk e-learning.

Di samping itu, disiapkan tenaga teknis untuk mengantisipasi jika terjadi kendala jaringan internet. Dia menyebutkan, dalam tahap awal nanti juga akan dilakukan evaluasi terkait ketercukupan kuota. Untuk jenjang SD, masing-masing siswa dijatah kuota sebesar 8 gigabyte per bulan.

Sementara setiap peserta didik jenjang SMP diberikan kuota 15 gigabyte per bulan. ’’Kami belum tahu cukup atau tidak (kuota internet). Tapi, karena sim card sudah dikunci hanya untuk mengakses pembelajaran, saya rasa sudah cukup untuk satu bulan,’’ tandasnya.

Sebagaimana diketahui, selama pembelajaran daring akibat pandemi Covid-19 ini, siswa SD dan SMP Negeri di Kota Mojokerto diberikan bantuan paket data internet gratis.

Bantuan yang dialokasikan dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) ini akan diberikan mulai Agustus hingga Desember atau selama semester ganjil di tahun pelajaran 2020/2021 ini.

(mj/ram/ris/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia