alexametrics
Rabu, 30 Sep 2020
radarmojokerto
Home > Mojokerto
icon featured
Mojokerto

Penyaluran BLT DD Tahap III, Utamakan Warga Rentan Terdampak Covid-19

29 Juli 2020, 13: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Bupati Pungkasiadi disambut warga penerima BLT DD tahap III.

Bupati Pungkasiadi disambut warga penerima BLT DD tahap III. (Humas Pemkab for Radar Mojokerto)

Selama dua hari berturut-turut mulai tanggal 27-28 Juli 2020 kemarin, Pemerintah Kabupaten Mojokerto telah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Tahun 2020 Tahap III (bulan Juli) sebesar Rp 600 ribu.

BLT DD yang dimaksudkan untuk meringankan beban masyarakat miskin dan rentan terdampak Covid-19, diserahkan secara simbolis oleh Bupati Mojokerto Pungkasiadi.

Beberapa desa yang menerima antara lain Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging (116 penerima); Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro (141 penerima); Desa Tambakagung, Kecamatan Puri (97 penerima); serta Desa Kedunglengkong, Kecamatan Dlanggu (98 penerima).

’’Alhamdulillah ini sudah tahap III. Nanti insya Allah bisa dilanjutkan lagi, namun dengan nominal sekitar  Rp 300 ribu. Bantuan penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Mojokerto macamnya banyak. Ada yang dari pusat maupun provinsi. Maka dari itu, ada catatan tidak boleh ada data ganda,’’ kata bupati.

Selain itu, bupati juga menjabarkan upaya-upaya penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Mojokerto. Bupati ingin agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan secara ketat.

Antara lain, memakai masker, menjaga jarak, rajin cuci tangan, di rumah saja jika tidak ada kepentingan, penyemprotan disinfektan, serta menjaga kesehatan diri dan lingkungan. Protokol kesehatan tersebut diartikan sebagai adat kebiasaan baru atau new normal.

Covid-19 yang belum dapat dipastikan selesainya membuat semua harus bisa menjaga kesehatan diri dan lingkungan masing-masing. Untuk itu, bupati menegaskan komitmen bersama untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

’’Saya minta ini dipahami betul-betul. New normal adalah harapan kita agar hidup tetap produktif, aman, namun tidak sampai tertular Covid-19 dan ekonomi cepat pulih. Caranya tentu dengan menegakkan disiplin protokol kesehatan. Sebab grafik pasien terkonfirmasi juga masih tinggi,’’ tandas bupati. (tik)

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP