alexametrics
Jumat, 07 Aug 2020
radarmojokerto
Home > Mojokerto
icon featured
Mojokerto

SMAN 1 Ngoro Terus Berinovasi dan Tingkatkan Mutu Pendidikan

29 Juli 2020, 06: 30: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Bimtek pelatihan  untuk membantu para guru  dalam melaksanakan pembelajaran berbasis online Google Classroom, Senin (27/8).

Bimtek pelatihan untuk membantu para guru dalam melaksanakan pembelajaran berbasis online Google Classroom, Senin (27/8). (Ahmad Basuni/Radar Mojokerto)

SMAN 1 Ngoro Kabupaten Mojokerto terus meningkatkan pelayanan pendidikan selama masa pandemi coronavirus disease (Covid-19). Salah satunya dengan menggelar bimtek pelatihan untuk membantu para guru  dalam melaksanakan pembelajaran berbasis online Google Classroom, Senin (27/8).

Dengan Google Classroom tersebut, mudahkan guru dan siswa  saling interaksi tentang KBM masing-masing kelas. Aplikasi ini juga efisien, tidak banyak menggunakan paket karena tidak berbasis visual. Sehingga, paket data tidak cepat habis.

’’Sejak ramai Covid-19, banyak aplikasi yang digunakan guru untuk belajar online ini, Bimtek untuk memaksimalkan fungsi dan menu Google Classroom. Sehingga, menjadi kelas virtual yang memudahkan guru dalam proses pembelajaran dan membantu team kurikulum untuk memantau dan melaporkan kegiatan pembelajaran guru-guru ke cabang dinas pendidikan,’’ terang Humas SMAN 1 Ngoro Kabupaten Mojokerto Khasan.

Kepala   SMA Negeri 1 Ngoro Rino Indaru Kusweni S.Pd, M.Pd, mengatakan, sejak pandemi Covid-19 pihaknya telah menerapkan sistem belajar online kepada muridnya. Menurut dia, dengan aplikasi Google Classroom tersebut, kegiatan belajar mengajar di tempatnya berjalan sangat efektif.

’’Lebih efektif, guru menjadi lebih interaktif, Jadi, nanti guru akan memberikan tugas ke anak murid di Classroom. Mereka akan diberikan waktu oleh guru,’’ kata dia. Dia menyampaikan, kegiatan belajar online harus lebih menarik dan anak-anak lebih kreatif karena memiliki waktu lebih lama daripada di sekolah.

Namun, guru memang dituntut lebih kreatif dalam kegiatan mengajar. Karena itu, para guru harus dapat memberikan materi yang memotivasi murid untuk lebih baik lagi. ’’Dalam kegiatan belajarnya, dibutuhkan inovasi dari para guru agar kegiatan belajar mengajar berjalan baik. Sehingga anak didik pun jadi lebih kreatif,’’ ujarnya.

Selain itu, bersama komite sekolah, pihaknya juga berbenah dengan sarana prasarana yang ada ada. Di antaranya, pembangunan gedung lantai dua untuk melengkapi kelas yang ada saat ini.

Pihaknya  juga akan melakukan pengeboran sumber air di sekitar sekolah untuk mengatasi krisis air yang selama ini terjadi di SMAN 1 Ngoro. Termasuk pembangunan tandon penampungan air berkapasitas 50 ribu liter.

Pembangunan ini sangat penting. Sebab, air ini merupakan kebutuhan yang sangat memdesak. Baik untuk MCK, kegiatan kegiatan keagamaan, maupun kebutuhan yang lain. ’’Semoga ini bisa mengatasi permasalahn kesulitan air di SMAN 1 Ngoro dan untuk sementara air bekerja sama dengan dusun setempat,’’ ujarnya. (bas/abi)

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia