alexametrics
Rabu, 30 Sep 2020
radarmojokerto
Home > Politik
icon featured
Politik
Pilkada Mojokerto 2020

Ikbar Gagal Sapu Bersih Rekom Parpol

23 Juli 2020, 12: 05: 59 WIB | editor : Imron Arlado

Jawa Pos Radar Mojokerto

Ikfina Fahmawati-Muhammad Al Barra (Ikbar) gagal menghadang munculnya kandidat lain di pilkada 2020. (sofankurniawan/radarmojokerto.id)

PACET, Jawa Pos Radar Mojokerto – Bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati (bacabup-bacawabup) Ikfina Fahmawati-Muhammad Al Barra (Ikbar) bakal kesulitan menjadi calon tunggal di pilkada nanti. Bapaslon ini telah gagal melakukan sapu bersih terhadap seluruh rekomendasi parpol.

Saat ini, Ikbar telah mengantongi rekom dari enam dari 10 parpol di DPRD Kabupaten Mojokerto. Keenam parpol yang telah menurunkan rekom itu adalah Hanura 2 kursi, Nasdem 3 kursi, PKS 4 kursi, Demokrat 5 kursi, PAN 2 kursi, dan Gerindra 3 kursi. Dari enam parpol yang telah mengeluarkan rekom, satu parpol kembali ditarik ke tingkat DPP.

Yakni, Partai Nasdem. Penarikan rekom ini disebabkan kesalahan penulisan nama bapaslon. ’’Ada salah ketik. Sehingga, harus diperbaiki,’’ ungkap ketua tim pemenangan Ikbar, Agus Basuki, kemarin. Meski terjadi penarikan rekom, namun ia berani memastikan dukungan partai besutan Surya Paloh ini tak akan berubah. ’’Sangat yakin. Dan, akan diserahkan pada Minggu (26/7) nanti di Pacet,’’ bebernya.

Dengan dukungan enam kursi ini, perjalanan bapaslon Ikbar running di pilkada 2020 kian mulus. Sayangnya, bapaslon ini dipastikan gagal melakukan sapu bersih seluruh rekom. Di antaranya yang gagal adalah PDI Perjuangan. Parpol ini sudah mengeluarkan rekom untuk kadernya sendiri yang juga ketua DPC PDI Perjuangan, Pungkasiadi. Di pilkada kali ini, Pungkasiadi yang duet dengan adik kandung Ida Fauziyah, Titik Mas’udah ini juga telah berkoalisi dengan PKB. PKB adalah parpol dengan perolehan kursi terbanyak di Kabupaten Mojokerto, yakni 10 kursi atau mengantongi satu tiket utuh. Sedangkan, PDI Perjuangan dengan perolehan 9 kursi.

Perebutan rekom PDI Perjuangan di pilkada Mojokerto berlangsung cukup dramatis. Karena jelang rekom turun, ratusan kader partai berlambang banteng moncong putih ini membelot dan memberikan dukungan ke Ikbar. Mereka terang-terangan menggelar deklarasi dukungan. Pun demikian dengan PKB. Selain banyak kader yang mengalihkan dukungannya ke Ikbar, rekom partai berlambang bola dunia bintang sembilan bintang ini tak kunjung dikantongi petahana. Beberapa sumber menceritakan, pembahasan rekom masih tarik ulur di tingkat DPP.

Kegagalan Ikbar tak hanya merebut rekom parpol besar. Namun, langkah merebut rekom Golkar dan PPP juga kandas. Dua parpol ini mengeluarkan rekom ke bapaslon Yoko Priyono-Choirunnisa (Yoni). ’’Kita masih melangkah. Karena masih ada peluang. Ada banyak parpol yang belum menentukan sikap dan belum mengeluarkan rekom,’’ tegas Agus Basuki. 

(mj/ris/ron/JPR)

 TOP