alexametrics
Kamis, 09 Jul 2020
radarmojokerto
Home > Mojokerto
icon featured
Mojokerto

Siswa SMP Curi Sebelas Tandan Pisang, Ditangkap Bersama Tiga Rekannya

26 Juni 2020, 08: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Empat pelaku pencurian pisang diamankan di Mapolsek Jetis, setelah ditangkap warga Desa Lakardodowo, Rabu malam (24/6)

Empat pelaku pencurian pisang diamankan di Mapolsek Jetis, setelah ditangkap warga Desa Lakardodowo, Rabu malam (24/6) (Sofan Kurniawan/Radar Mojokerto)

JETIS, Jawa Pos Radar Mojokerto – Siswa salah satu SMPNegeridi Kota Mojokerto babak belur dihajar massa. Siswa asal Kecamatan Magersari ini tertangkap basah saat mencuri 11 tandan pisang di area perkebunan warga di Desa Lakardowo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Rabu malam (24/6).

Namun, ia tak sendirian. Mengendarai mobil pikap Suzuki Carry warna silver, pelajar kelas VIII ini mencuri bersama tiga temannya. Di antaranya, Nova Dedih Kristianto, 27; Alvian Eka Saputra, 21; dan Achmad Ali Racmatullah, 23. Ketiganya tercatat sebagai warga Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Keempat pelaku ini sempat dihajar massa yang mengaku sudah geram. Bahkan,pikap rental bernopol S 9438 SA yang digunakan mengangkut pisang curian mengalami kerusakan berat setelah turutmenjadi sasaran warga. ’’Ini yang ketiga kalinya,’’ ungkap, Nova, salah satu pelaku.

Dia mengaku, hasil pencurian pisang selanjutnya dijual kepada tengkulak atau pembeli langsung. ’’Uang hasil penjual untuk mancing, makan, sama ngopi bareng,’’ imbuhnya. Belakangan diketahui, selama ini para pelaku mencuri pisang di tempat yang sama. Yakni, di sekitar kebun atau tegalan milik warga di Desa Larakdowo.

Lokasinya tak jauh dari pemukiman penduduk. Pemilihan lokasi ini tak lepas karena jalan tersebut memang sepi saat malam hari. Sebelumnya juga pernah terjadi pencurian sapi dengan modus disembelih di tengah sawah. Kasus yang terjadi Maret lalu dan belum terungkap ini disebut-sebut menjadi alsan warga geram terhadap pelaku pencurian.

’’Warga memang terpancing emosi karena beberapa waktu lalu sempat ada aksi pencurian sapi yang lokasinya berdekatan dengan aksi pencurian belasan tandan pisang di tegalan warga,’’ kata Kapolsek Jetis AKP Suharyono, kemarin.

Warga berhasil mendapati komplotan pencuri pisang ini dengan membawa pikap sekitar pukul 21.00 WIB. Sontak warga langsung tersulut emosi. Mobil pikup yang digunakan mencuri juga mengalami kerusak.

Emosi warga berhasil direda babinsa dan babinkambtibmas yang kebetulan berada di Balai Desa Lakardowo. ’’Tapi, untuk mobil pikapnya rusak parah akibat kemarahan warga yang sulit dibendung. Mobil ini milik rental yang disewa para pelaku untuk mencuri pisang,’’ terangnya.

Menurut  Suharyono, dua pelaku diamankan warga di lokasi kejadian. Sedangkan dua lainnya sempat berhasil kabur menggunakan sepeda motor Honda Vario Nopol S 5059 RU di perbatasan Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. Namun, berhasil ditangkap kembali.

Sebelum mencuri, siang harinya para pelaku diketahui sempat menyurvei lokasi. Bersama barang bukti, keempat pelaku diamankan di Mapolsek Jetis untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Mereka dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian. ’’Dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara,’’ tegasnya.

(mj/ori/ris/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia