alexametrics
Rabu, 30 Sep 2020
radarmojokerto
Home > Journey
icon featured
Journey
Sumber Beji, Tamiajeng, Trawas (1)

Hadirkan Panorama Pedesaan, Kesegaran Airnya Tak Pernah Mengering

17 April 2020, 23: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Warga bersama anak-anak menikmati kesegaran dan kejernihan Sumber Beji, Desa Tamiajeng, Kec. Trawas.

Warga bersama anak-anak menikmati kesegaran dan kejernihan Sumber Beji, Desa Tamiajeng, Kec. Trawas. (Dwi Aris/Radar Mojokerto)

SUMBER BEJI merupakan sumber air alami yang terletak di Desa Tamiajeng, Kecamatan Trawas. Air yang mengalir dari Sumber Beji tersebut tidak pernah kering meski saat musim kemarau.

Sehingga, dapat digunakan oleh para petani serta warga setempat untuk pengairan sawah serta kebutuhan sehari-hari. View di Sumber Beji juga sangat menarik. Perpaduan dari panorama alami pedesaan dengan pertanian serta pegunungan.

Tempat ini semakin menjadi perbincangan, terutama di kalangan wisatawan yang menyukai view yang masih alami. Terletak di bawah pohon beringin yang rindang dan konon sudah berusia ribuan tahun membuat suasana di Sumber Beji sangat teduh dan asri.

Apalagi lokasi Sumber Beji sendiri terletak di pinggiran hamparan persawahan yang asri dan hijau serta dipadu panorama Gunung Penanggungan di kejauhan. Menjadikannya semakin menarik untuk dikunjungi.

Kocek pengunjung pun tidak akan terkuras. Karena masuk ke Sumber Beji para pengunjung tidak dikenakan biaya sepeser pun. Masyarakat setempat menyebut sumber air ini dengan nama Sumber Beji.

Sebab, di sekitar sumber mata air tersebut banyak terdapat batu beji yang sering digunakan untuk mengasah senjata tajam atau pun benda tajam keperluan bercocok tanam.

Warga setempat juga memiliki keyakinan bahwa mereka yang mandi atau sekadar membasuh muka di sumber air tersebut akan mendapat berkah serta awet muda.

’’Para pengunjung diharapkan dapat menjaga kebersihan sumber agar tetap asri dan bersih. Untuk ke depannya di sekeliling lokasi Sumber beji akan dibangun pagar pembatas untuk menunjang kelestariannya,’’ ungkap Kepala Desa (Kades) Tamiajeng Warnoto. 

Berjarak hanya sekitar 5 menit dari pusat Kecamatan Trawas, akses menuju lokasi Sumber Beji juga terbilang sudah sangat bagus. Setelah melewati jalan aspal, para pengunjung akan melalui jalan paving yang mulus.

’’Air dari Sumber Beji sering dimanfaatkan warga sekitar untuk mengairi kebun atau sawah mereka serta untuk kebutuhan sehari-hari. Bahkan anak-anak juga sering mandi di Sumber Beji,’’ ungkap Tulus Effendi, warga Tamiajeng yang bersebelahan langsung dengan Sumber Beji.

Dia tak memungkiri bahwa keberadaan Sumber Beji juga menambah pemasukan bagi kafe dan usaha kaus yang dikelolanya ’’Karena para pengunjung setelah dari Sumber Beji pasti mencari oleh- oleh khas Trawas atau hanya sekadar beristirahat di sini,’’ tutur Tulus. (dwi/abi)

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP