alexametrics
Senin, 30 Mar 2020
radarmojokerto
Home > Mojokerto
icon featured
Mojokerto

Wali Kota Jamin Harga Pangan Aman dan Stabil

26 Maret 2020, 08: 35: 59 WIB | editor : Imron Arlado

Jawa Pos Radar Mojokerto

CEK KETERSEDIAAN: Ning Ita melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pangan di Pasar Tanjung Anyar, Rabu (25/3). (sofankurniawan/radarmojokerto.id)

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari melakukan pemantauan ketersediaan dan harga sembako. Bersama dengan Satuan Tugas Ekonomi dalam percepatan penanganan Covid-19 di Kota Mojokerto, Ning Ita  menyebutkan jika harga sejumlah komoditas bahan pangan masih relatif stabil.

Hanya saja, harga gula yang hingga kemarin masih belum terkendali dan bertengger dengan harga Rp 18 ribu per kilogram. ’’Memang ada kenaikan cukup sigifikan di kisaran 20 persen untuk gula,’’ sahut Ning Ita.

Harga tersebut, jauh melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah dengan harga Rp 12.500 per kilogram. Kendati begitu, pihaknya meminta masyarakat untuk tetap tenang, karena ada kabar baik dari Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP).

Mulai kemarin, sebut Ning Ita, pasokan gula impor sudah masuk ke Tanah Air. Dan segera akan didistribusikan melalui TPID di masing-masing provinsi. Diharapkan, dengan adanya pasokan gula impor tersebut dapat menekan turunnya harga gula di pasaran. ’’Sementara harga sembako yang lain masih cukup terkendali,’’ tandasnya.

Dari pantauan harga di Pasar Tanjung Anyar, komoditas beras jenis IR 64 cukup stagnan dengan harga Rp 9.500 per kilogram, demikian juga dengan minyak goreng curah yang tetap dibanderol Rp 12 ribu per liter.

Sedangkan daging sapi dan daging ayam broiler juga masih berkutat dengan harga Rp 120 ribu per kilogram dan Rp 30 ribu per kilogram. Sementara telur ayam ras juga sedikit mengalami kenaikan dari Rp 24 ribu menjadi Rp 25 ribu per kilogram.

Komoditas lainnya yang juga mengalami grafik kenaikan dalam sepekan terakhir adalah jenis cabai keriting dari sebelumnya Rp 45 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp 60 ribu. Sementara bawang sedikit mengalami penurunan.

Untuk jenis bawang merah dari sebelumnya Rp 27 ribu per kilogram menjad Rp 25 ribu per kilogram. Begitu juga dengan bawang putih yang semula mencapai Rp 35 ribu per kilogram kini turun 5 ribu menjadi Rp 30 ribu per kilogram. ’’Suplai cabai ini menurun, jadi harganya naik cukup signifikan. Selain itu semuanya aman,’’ pungkas Ning Ita.

(mj/ram/ris/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia