alexametrics
Senin, 30 Mar 2020
radarmojokerto
Home > Mojokerto
icon featured
Mojokerto
Pilkada Mojokerto 2020

Ikbar Buru Rekom PKB-Golkar

25 Maret 2020, 07: 00: 59 WIB | editor : Imron Arlado

Jawa Pos Radar Mojokerto

Bakal calon wakil bupati Mojokerto Muhammad Al Barra. (imronarlado/radarmojokerto.id)

PACET, Jawa Pos Radar Mojokerto – Masuknya rekom Partai Demokrat ke bakal pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati (Cabup-cawabup) Ikfina Fahmawati-Muhammad Al Barra (Ikbar), tak membuat bapaslon ini menghentikan langkahnya berburu dukungan parpol. Dua parpol besar lain, saat ini tengah dalam perburuan.

Hal itu diungkapkan Cawabup Muhammad al Barra kepada Jawa Pos Radar Mojokerto, kemarin. Menurutnya, dua parpol lainnya yang tengah diincar untuk bergabung adalah PKB dan Golkar. Partai ini tercatat sebagai partai besar di DPRD Kabupaten Mojokerto. ’’Dua ini yang menjadi tugas saya sekarang,’’ katanya.

Di Kabupaten Mojokerto, PKB tercatat sebagai parpol terbesar. Dengan perolehan 10 kursi atau satu tiket utuh di pilkada Mojokerto. Sedangkan, Golkar memiliki 6 kursi atau 12 persen dari syarat minimal pencalonan sebanyak 20 persen.

Di PKB, Ikbar cukup berpeluang. Karena, sayap partai inilah yang kali pertamanya menggelorakan Ikfina agar running di pilbup. Sedangkan, di Golkar, Ikbar juga terlihat sangat istimewa. Berbeda dengan enam kandidat lain. Bapaslon ini mendadak mendapat surat dari DPD Golkar yang menyatakan dukungannya. Padahal, penjaringan yang dilakukan partai berlambang beringin ini telah ditutup.

Gus Barra menegaskan, deklarasi Demokrat yang mengusung Ikbar, membuat ia dan Ikfina melenggang ke proses pendaftaran yang diagendakan awal Juni nanti. ’’Sudah satu tiket dengan adanya Demokrat ini,’’ beber alumnus Al Alzhar Mesir tersebut.

Demokrat tercatat sebagai pelengkap tiket bapaslon berakronim Ikbar ini. Sebelumnya, dua parpol lain sudah dipastikan klir dan menjatuhkan pilihannya ke Ikbar. Yakni, Nasdem dengan tiga kursi dan Hanura sebanyak 2 kursi.

Diakui Barra, selama ini, ia hanya konsen terhadap dunia pendidikan dan pesatren. Namun, saat menempuh pendidikan luar negeri, ia sempat belajar politik. Yakni, menjadi salah satu pendiri PKB di Mesir. Pengalamannya itulah yang akan menjadi salah satu langkah dirinya untuk menapaki dunia politik yang tengah dihadapinya.

Sementara itu, ketua tim pemenangan Ikbar, Agus Basuki, mengatakan, kandidat yang diusungnya memiliki peluang sangat besar merebut rekom PKB. Alasannya, PKB memiliki hubungan erat dengan gus Barra. ’’Kami optimistis. Karena beliau pernah menjadi Dewan Syuro PKB di luar negeri,’’ tegas Agus.

Sebelumnya diberitakan, Ketua DPC Demokrat Kabupaten Mojokerto Ayub Busono Listyawan, memastikan rekomendasi partainya akan diturunkan secara resmi akhir April nanti. Dan, tak akan meleset ke kandidat lain. Prosesi deklarasi ini digelar di kediamannya, Minggu (22/3).

Menurut Ayub, Demokrat memiliki histori yang bagus dalam setiap momen pilkada. Sehingga, ia pun sangat yakin jika rekom parpol dengan lima kursi di DPRD Kabupaten Mojokerto ini akan jatuh ke Ikbar. Dan tak meleset ke kandidat lain.

Dukungan Demokrat yang dijatuhkan ke Ikfina-Gus Barra, tegas Ayub, bukan dilakukan tanpa perhitungan. Selain disebabkan hasil survei, hanya Ikbar yang dinilai mampu mencukupi syarat dan memenuhi kepentingan masyarakat. ’’Demokrat nggak semata-mata mendukung Ikbar. Tapi, memiliki dasar,’’ ungkapnya.

(mj/ris/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia