alexametrics
Senin, 30 Mar 2020
radarmojokerto
Home > Mojokerto
icon featured
Mojokerto
Dampak Covid-19

Seluruh Pelayanan Perizinan Dialihkan ke Online

24 Maret 2020, 10: 00: 59 WIB | editor : Imron Arlado

Jawa Pos Radar Mojokerto

DPMPTSP telah meresmikan pelayanan perizinan berbasis online, di Hotel D'Resort Bypass, 2 Mei 2019 silam. Meski sudah inovasi ini telah diluncurkan, namun pemenuhan komitmen masih harus dilakukan dengan tatap muka. (sofankurniawan/radarmojokerto.id)

SOOKO, Jawa Pos Radar Mojokerto – Seluruh proses perizinan di Dinas Penanaman Modal, Perizinan, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Mojokerto akhirnya dialihkan. Front office yang selama ini menjadi garda depan pelayanan pun dibubarkan. Senin 23/3) hal itu ditegaskan Bupati Mojokerto Pungkasiadi kepada Jawa Pos Radar Mojokerto.

Menurut Pung, pelayanan perizinan yang selama ini masih sebagian dilakukan secara daring, kini sudah sepenuhnya harus online. ’’Ini salah satu inovasi perizinan. Selain mempercepat pelayanan, juga untuk menghindari penyebaran Covid-19,’’ ujarnya. Penyebaran virus korona di kabupaten Mojokerto yang kian mengkhawatirkan itu, dikatakan Pung, harus dilakukan bersama-sama, termasuk oleh perizinan. ’’Kebutuhan dasar seperti perizinan, tidak akan tutup. Tetap buka. Namun, dengan cara yang berbeda,’’ imbuhnya.

Saat ini, Pemkab Mojokerto tengah berusaha keras memerangi Covid-19. Selain mempersempit peluang tatap muka, pemkab juga menggerakkan seluruh lini pemerintahan. ’’Penyemprotan disinfektan sudah kami lakukan menyeluruh ke setiap tempat umum,’’ beber Pung. Sementara itu, kepala DPMPTSP Kabupaten Mojokerto Abdulloh Muhtar menyatakan, pelayanan perizinan yang selama ini masih harus bertatap muka di antaranya pemenuhan komitmen.  Pemenuhan komitmen ini, yakni penyerahan berkas dan pengecekan data faktual oleh pemohon. ’’Setelah pemohon memasukkan berkasnya ke OSS (online single submission), baru perizinan resmi kita keluarkan setelah pemohon menyerahkan seluruh berkas perizinan ke front office,’’ jelasnya.

Dengan merebaknya Covid-19, sistem pelayanan itu diubah. Muhtar menerangkan, seluruh perizinan dialihkan ke online. Yakni, dengan mengunggah seluruh berkas soft copy ke www.izin.mojokertokab.go.id. Berkas yang diunggah secara virtual itu, kata Muhtar, langsung diteliti oleh petugas. ’’Setelah itu, baru izin akan kami keluarkan,’’ tambah mantan sekretaris DPRD Kabupaten Mojokerto ini.

Peralihan pola dari manual ke online ini dijamin Muhtar tak akan membingungkan para pemohon. Karena, ia telah menyiapkan sejumlah petugas khusus untuk melayani konsultasi. ’’Kita sudah siapkan semuanya. Jadi, tidak perlu bingung,’’ tandasnya.

(mj/ris/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia