Senin, 17 Feb 2020
radarmojokerto
icon featured
Hukum & Kriminal

Waspadai Jika Janda Muda Ini Bertamu

18 Januari 2020, 09: 30: 59 WIB | editor : Imron Arlado

Jawa Pos Radar Mojokerto

Chintia Kristiana tertunduk malu sembari memberikan pengakuan di Mapolres Kabupaten Mojokerto, Jumat (17/1). (Shalihin/radarmojokerto.id)

MOJOSARI, Jawa Pos Radar Mojokerto - Chintia Kristiana, 23, warga Kelurahan/Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, harus menjalani hari-harinya di balik sel penjara. Itu setelah dia tertangkap tangan mencuri uang di rumah Muhammad Rofi’i, 33, warga Dusun/Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.

Kapolres Mojokerto AKBP Feby Dapot Parlindungan Hutagalung mengatakan, sudah tiga kali pelaku diketahui melakukan pencurian. Namun, dalam aksi sebelumnya pelaku masih bisa meloloskan diri. Namun, apes datang di aksi ketiganya, di Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, pada Rabu (15/1) lalu. ”Aksi sebelumnya dilakukan di kawasan Kecamatan Sooko,” katanya kemarin.

Menurutnya, pelaku mencuri dengan lebih dulu berpura-pura sebagai tamu. Agar tak mudah dicurigai, di rumah korban ia lalu memanggil-manggil pemilik rumah sembari mengetuk pintu. Nah, begitu melihat tidak ada respons dari pemilik rumah, pelaku kemudian masuk ke dalam rumah. ”Modusnya bertamu. Karena tidak ada jawaban, ia masuk ke dalam rumah dan mencari barang-barang berharga yang bisa diambil,” katanya dalam rilis di mapolres kemarin.

Di rumah korban, pukul 13.00 ia kemudian nyelonong ke dalam kamar dan menyasar almari. Dimana, di almari tersebut selama ini dimanfaatkan korban untuk menyimpan uang. Sedangkan, pemilik rumah sedang tertidur dalam kamar. Nahas, saat membuka pintu almari itu dan tangan pelaku mulai mengambil uang, korban terbangun dari tidurnya. ”Sasarannya uang dan barang-barang yang berharga,”terangnya.

Dengan kondisi seperti itu korban merasa kaget karena tidak mengenali wanita itu. Lebih-lebih dalam almari itu tersimpan uang Rp 3 juta. Melihat kedatangan pelaku, korban sontak berdiri dari tempat tidur dan langsung mengamankan pelaku. Meski demikian, pelaku tetap saja mengelak mencuri.

Dia beralasan, kedatangannya untuk meminta pertanggung jawaban istri korban, Juli Risanti, terkait kasus kecelakaan. Namun, usaha pelaku mengelabuhi korban gagal. Dalam waktu bersamaan istri korban, Juli Risanti, datang. Juli bahkan mengaku tidak mengenal pelaku. Dan, tidak pernah mengalami kecelakaan. ”Karena kesigapan pemilik rumah, pelaku langsung ditangkap,”katanya.

Pelaku mengaku nekat mencuri untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Kepada petugas dia mengaku memiliki seorang anak tanpa keberadaan suami. Setelah sebelumnya dia resmi bercerai. Kapolres menegaskan, pelaku dijerat pasal 53 ayat 1 KUHP jopasal 363ayat 1 ke 5 huruf (e) KUHP tentang Pencurian. Terancam pidana penjara paling lama 5 tahun. Selain itu, pelaku juga mengaku pernah mengonsumsi narkoba. ”Pelaku belum pernah dipenjara, namun persoalan ini akan kita kembangkan,” tandasnya.(hin)

(mj/ris/ron/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia